Soccer Style

Uji Tanding, PSS Sleman Ungguli Pra PON DIY

PSS Sleman unggul 5-1 atas tim Pra PON DIY pada uji tanding tertutup yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (13/11/2019) sore.

Uji Tanding, PSS Sleman Ungguli Pra PON DIY
instagram @syauqisoeratno
Ketum Asprov PSSI DIY, Syauqi Soeratno (dua kiri), berfoto bersama pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro dan jajaran pelatih sepakbola putra Pra PON DIY 

TRIBUNJOGJA.COM,SLEMAN - PSS Sleman unggul 5-1 atas tim Pra PON DIY pada uji tanding tertutup yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (13/11/2019) sore.

Uji tanding ini dimanfaatkan PSS untuk mengisi jeda yang cukup panjang sebelum menghadapi Borneo FC pada lanjutan Liga 1 2019, Rabu (20/11/2019).

Sedangkan bagi Pra PON DIY, uji tanding ini menjadi kesempatan emas guna mengasah mental dan permainan sebelum menghadapi Jawa Timur dan Kalimantan Selatan pada Grup 2 Pra PON di Stadion Delta Sidoarjo, 6-10 Desember 2019 mendatang.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, mengatakan hasil pertandingan tidak terlalu penting.

Menurutnya, yang terpenting ialah melihat progres permainan dari Yevhen Bokhashvili dan kolega.

DIY Resmi Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Pra PON Sepakbola Putri

"Masih ada beberapa kekurangan, artinya kita lihat lagi proses terjadinya gol seperti apa. Lalu ada beberapa individu yang kualitas passingnya harus diperbaiki," ujar Seto seusai laga.

"Meski secara kualitas tim berbeda, tapi saya melihat proses terjadinya gol ini cukup bagus. Ini juga yang harus ditingkatkan. Ada beberapa peluang yang tidak terjadi gol juga, tapi proses terciptanya peluang itu bagus," tambahnya.

Pelatih Pra PON DIY, Erwan Hendarwanto berterimakasih kepada PSS atas undangan uji tanding dan kesempatan berharga ini.

Dari uji tanding tersebut, Erwan mengatakan banyak evaluasi yang masih harus diperbaiki.

"Keberanian mereka untuk build up, bermain dari kaki ke kaki, itu jadi poin terpenting yang harus kita perbaiki," ujar Erwan.

Selain itu, peningkatan kondisi fisik juga menjadi catatan bagi penggawa Pra PON DIY.

Gabung Grup Berat, Tim Sepakbola Pra PON DIY Tak Gentar

"Di babak kedua fisik mereka kedodoran untuk bermain 90 menit dalam intensitas permainan yang tinggi," tambah Erwan.

Sementara itu, Ketum Asprov PSSI DIY, Syauqi Soeratno merasa senang bisa turut menyaksikan uji tanding tersebut.

"Senang rasanya ada di antara mereka di lapangan. Para pelatih yang memiliki kepercayaan diri tinggi untuk membangun tim dengan pola permainan yang berkarakter. Dan tentu dengan tidak meninggalkan budaya Jogja sebagai perekat kekompakan di dalam dan di luar lapangan," ujar Syauqi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved