Kronologi Karyawan Pabrik yang Tewas Setelah Separuh Badannya Terjepit Mesin Roll

Muhammad Adji Massaid (20) seorang karyawan di PT Albasia Sejahtera mandiri, meninggal dunia setelah separuh badannya terjepit mesin roll.

Editor: Mona Kriesdinar
KOMPAS.com/IST
Petugas Polres Semarang melakukab oleh TKP kecelakaan kerja di PT. ASM 

TRIBUNJOGJA.COM - Peristiwa kecelakaan kerja menimpa Muhammad Adji Massaid (20) seorang karyawan di PT Albasia Sejahtera mandiri (ASM) di Dusun Gintungan, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Adji meninggal dunia setelah separuh badannya terjepit mesin roll.

Kronologi karyawan terjepit mesin roll

Kasubbag Humas Polres Semarang, Iptu Budi Supraptono mengatakan, kecelakaan kerja tersebut terjadi pada Senin (11/11/2019) sekitar pukul 11.45 WIB.

Saat itu, korban Muhamad Adji Massaid (20), warga Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, bersama rekannya, Pris Darmawanto selaku kepala unit, serta Danang Setiaji, Rizky Dwi Sanjaya, Slamet Waluyo, dan Arif Kurniawan, membersihkan mesin glue.

"Awalnya ketiga karyawan tersebut membersihkan roll mesin glue dari arah barat. Setelah selesai, berganti membersihkan roll mesin glue dari arah timur," jelasnya, Senin (11/11/2019).

Saat itu, posisi korban berada di paling selatan, sementara Danang di tengah, sedangkan Rizky berada di sebelah utara.

Awalnya Rizky membersihkan roll hitam mesin glue dengan menggunakan sikat, namun sikat tertarik masuk ke roll.

Setelah tahu kalau sikat tertarik, Rizky memberitahu korban dan Danang untuk tidak membersihkan roll warna hitam karena berbahaya, dan sesuai ketentuan, roll warna hitam seharusnya dibersihkan dari arah barat.

Tak berselang lama, saat Danang menoleh ke arah kiri, dia melihat kedua tangan korban terjepit di antara roll warna hitam.

Spontan, Danang mematikan mesin, tetapi mesin tidak langsung menghentikan roll hitam yang berputar.

Setelah roll berhenti berputar, korban sudah meninggal dunia dengan keadaan setengah badan terjepit.

Karena adanya kejadian tersebut, pengelola pabrik lalu melapor ke Polsek Tengaran. Pukul 13.00 WIB, tubuh korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Salatiga.

Budi mengatakan, menurut keterangan dokter Anggara dari RSUD Salatiga, korban meninggal akibat dada yang tertekan sehingga menyebabkan gagal nafas.

"Sementara untuk luka ada patah tulang leher, pendarahan di mulut patah tulang dada, dan memar di tangan," paparnya.

Lebih lanjut, pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak jenazah korban diautopsi. (*)

==

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Karyawan Tewas setelah Separuh Badannya Terjepit Mesin Roll"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved