Kesehatan
Mulai dari Melancarkan Pencernaan hingga Meredakan Stres, Berikut 7 Manfaat Air Hangat
Air hangat berguna untuk membantu menghidrasi organ pencernaan. Dapat juga membantu untuk mencerna makanan dan zat-zat yang sulit dicerna
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Iwan Al Khasni
Mulai dari Melancarkan Pencernaan hingga Meredakan Stres, Berikut 7 Manfaat Air Hangat
TRIBUNJOGJA.COM - Selain untuk menghangatkan tubuh, meminum air hangat dapat membantu untuk meningkatkan pencernaan, hingga dapat merekan stres.
Maka tak jarang orang minum air hangat di pagi hari dan sebelum tidur agar mendapatkan manfaat yang optimal.
Apa saja manfaat air hangat untuk kesehatan?
Berikut ini, Tribunjogja.com rangkumkan tujuh manfaat air hangat untuk kesehatan, dilansir dari laman Healthline.com.
1. Melancarkan pencernaan
Air hangat berguna untuk membantu menghidrasi organ pencernaan.
Dapat juga membantu untuk mencerna makanan dan zat-zat yang sulit dicerna tubuh.
2. Menenangkan sistem saraf pusat
Penderita radang sendi bisa jadi sangat diuntungkan dengan mengonsumsi air hangat ini.
Karena dapat membantu untuk menenangkan sistem saraf pusat.
Benarkah Wanita Terlahir dengan Kecenderungan Biseksual? Hasil Studi Ini Mengungkapnya
3. Membantu meringankan sembelit
Dengan meminum air hangat, dapat membantu usus berkontraksi.
Alhasil, sisa-sisa pencernaan yang berada di usus dapat dikeluarkan oleh tubuh.
Jadi jika merasa susah buang air besar, rutinlah meminum air hangat.
• Ramalan Zodiak Terbaru, Inilah 3 Zodiak yang Paling Gaul dan Paling Pintar Berteman
4. Dapat membantu menurunkan berat badan
Air hangat dapat membangunkan sistem kontrol suhu tubuh, sehingga dapat menurunkan suhu internal tubuh serta mengaktifkan metabolisme.
Sistem pencernaan menjadi lancar, maka zat-zat sisa makanan yang tertimbun di tubuh dapat diangkut.
5. Melancarkan sirkulasi
Selain diminum, air hangat juga dapat digunakan untuk mandi.
Dengan begitu, sirkulasi tubuh terutama pembulu darah dan arteri bisa mengalirkan darah dengan lancar.
Meminum air hangat, juga bisa memberikan efek yang serupa.
6. Dapat mengurangi level stres
Tingkat stres bisa diredakan dengan minum air hangat.
Air hangat dapat membantu meningkatkan fungsi sistem saraf pusat, sehingga dapat mengurangi kecemasan.
Agar pikiran menjadi lebih tenang, daoat minum teh hangat, susu hangat, coklat hangat, dll. ( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)
Bolehkah Minum Obat Pakai Air Teh? Seperti Ini Penjelasannya
Mungkin beberapa di antaranya ada yang meminum obat menggunakan 'penawar' berupa air teh, susu atau minuman manis lainnya.
Pertanyaannya, bolehkah minum obat pakai air teh?
Apakah ada efek yang disebabkan oleh kombinasi obat dan teh?
Memang ada beberapa jenis minuman yang ternyata sebaiknya Anda hindari setelah mengkonsumsi obat.
Alasannya karena minuman-minuman ini bisa menurunkan khasiat obat hingga membahayakan kesehatan.
Berikut ini beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari ketika mengonsumsi obat-obatan:
1. Teh
Banyak orang yang menganggap teh adalah minuman yang cocok untuk diminum dalam kondisi apa pun.
Tak sedikit juga orang yang menggunakan teh sebagai 'penawar' setelah minum obat.
Dilansir dari Kompas.com (5/7/2019), menurut dokter spesialis gizi dari Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Hospital, Jakarta Selatan, dr. Inge Permadhi, SpGK, teh memiliki kandungan tein dan fitat dengan fungsi yang berbeda.
Tein dalam teh berfungsi untuk memberikan efek segar dan antioksidan.
Adapun fitat berfungsi untuk menghambat mineral, terutama kalisum, zat besi, magnesium, dan zinc.
Semakin pekat teh, maka semakin banyak zat fitat yang ada dalam teh.
Karena kandungan itu, menurut Inge, meminum teh secara bersamaan dengan mengonsumsi obat berpeluang untuk menurunkan manfaat obat-obat tertentu.
"Untuk jeda antara minum obat dengan minum teh itu tergantung, boleh saja dijeda 1-2 jam," kata Inge.
2. Susu
Susu menjadi minuman favorit semua kalangan karena memiliki rasa yang enak dan kandungan gizi di dalamnya. Namun, susu juga memiliki potensi untuk menurunkan manfaat dari obat jika dimunum secara bersamaan.
"Jadi mungkin beberapa antibiotik yang sebaiknya tidak diminum sembarangan, tetapi secara umum biasanya parasetamol," kata Inge.
Menurutnya, tak masalah jika kandungan obat larut dalam minuman teh atau susu karena kandungan obat tersebut akan mengalir dalam sirkulasi.
"Kalau larut juga enggak apa-apa. Kalau larut terus kemudian bisa masuk dalam sirkulasi malah cepat kan," tutupnya.
3. Jus Jeruk
Meski kaya akan vitamin C, sebaiknya anda harus berhati-hati ketika meminumnya secara bersamaan dengan obat.
Menurut Katherne Zaratsky, ahli gizi dari Mayo Clinic seperti yang dilansir dari Kompas.com (2/5/2012), jus jeruk atau produk jeruk lainnya dapat mengganggu kinerja beberapa obat tertentu karena kandungan bahan kimia tertentu di dalamnya.
Meski interaksi yang ditimbulkan cukup ringan, Zaratsky mengungkapkan ada beberapa kasus yang berdampak serius dan menyebabkan masalah kesehatan.
4. Kopi
Dikutip dari Kompas.com (16/12/2011), menurut dr. Alyya Siddiqa, SpFK, dokter spesialis farmakologi klinik dan dosen di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah, kafein yang terdapat dalam kopi dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat.
Karena sifatnya yang menstimulasi otak dan jantung, obat-obatan yang mempengaruhi kedua organ itu akan berinteraksi dengan kafein.
Jenis obat-obatan yang dimaksudkan seperti efedrin dan fenilpropanolamin dalam obat flu, obat asma teofilin yang sifatnya mirip kafein, obat antidepresi dan antipsikotik, antibiotik golongan kuinon, dan pil KB.
Menurutnya, bila mengonsumsi obat-obat tersebut disertai dengan minum kopi, maka kadar kafein menjadi kelewat tinggi dalam darah. Hal itu tidak menguntungkan bagi jantung. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/manfaat-kesehatan-kulit-setelah-minum-air-hangat_20180317_043103.jpg)