Kota Yogya

Wali Kota Yogya Dipanggil Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi SAH, Ini Komentar Forpi

Forpi mendorong kepada para ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta untuk berani bertindak sebagai pelapor tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi.

Wali Kota Yogya Dipanggil Sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi SAH, Ini Komentar Forpi
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Baharuddin Kamba 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYAKARTA - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta menyatakan dukungan atas proses hukum yang berlangsung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi berupa suap pada proyek rehabilitasi Saluran Air Hujan (SAH) di Jalan Supomo cs, Umbulharjo, Yogyakarta.

Perkembangan terbaru dari kasus ini, sejumlah saksi diketahui dipanggil oleh KPK pada Selasa (5/11/2019) lalu.

Satu di antaranya Haryadi Suyuti selaku Wali Kota Yogyakarta.

Kepada KPK, HS panggilan Haryadi, dimintai kesaksiannya terkait keterkaitannya dengan Eka Safitra, Jaksa di Kejaksanaan Negeri Yogyakarta.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Melalui keterangan yang disampaikan Jumat (8/11/2019), Koordinator Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba konsisten menyatakan bahwa siapapun yang terlibat dalam kasus ini harus diproses hukum sesuai prinsip equality before the law, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai asas praduga tak bersalah.

“Dengan terkuaknya kasus ini, maka menjadi pintu masuk bagi KPK untuk mengusut kasus dugaan korupsi lainnya yang dimungkinkan juga terjadi di wilayah Kota Yogyakarta. Misalnya saja kasus Menara Telekomunikasi (Mentel) yang ada di Kota Yogyakarta. Semoga kasus ini juga mendapat titik terang,” kata Kamba.

Oleh sebab itu, Kamba mendorong kepada para ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta untuk berani bertindak sebagai pelapor tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi atau sebagai whistle blower.

Meskipun hal ini diakuinya tidak mudah karena akan menghadapi banyak risiko, misalnya hilangnya jabatan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved