Kontingen Pencak Silat DIY Incar Hasil Maksimal di Pra Kualifikasi PON 2019
IPSI DIY menerjunkan 23 atlet untuk mengikuti ajang Pra-Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2019 pada 12-17 November 2019 di Jakarta
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) DIY menerjunkan 23 atlet untuk mengikuti ajang Pra-Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2019 pada 12-17 November 2019 di Jakarta.
Manajer Tim Pencak Silat DIY, Sri Harijanto, mengatakan pihaknya mengincar juara sebanyak-banyaknya dalam ajang Pra-Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Wilayah B/II cabang olahraga pencak silat.
"Mudah-mudahan atlet Pra-Kualifikasi PON dari DIY banyak yang bisa lolos dan sukses mengikuti kegiatan tersebut," ujar Sri Harijanto dalam Kegiatan Pelepasan Atlet Pra-Kualifikasi PON di Ruang Rapat Lantai II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Kamis (07/11/2019).
Dikemukakannya, Pra-Kualifikasi PON Wilayah B/II Cabor Pencak Silat tersebut akan diikuti 11 provinsi.
Meliputi, DIY, Banten, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Lampung, NTT Bangka Belitung, Aceh, dan NTB.
Untuk Wilayah A/I yang akan diadakan di GOR Ciracas Jakarta Timur, diikuti oleh Kalimantan Timur, Maluku Utara, Jawa Barat, Maluku, Jambi, Bengkulu, Bali, Kalimantan Utara, Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Riau.
Sedangkan Wilayah C/III yang akan dilaksanakan di GOR Gelanggang Remaja Jakarta Utara, diikuti oleh Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, dan Gorontalo.
Adapun kuota PON XX Papua Tahun 2020 sebanyak 184 orang, yang sudah termasuk wild card atlet pelatnas sejumlah 12 orang.
Kemudian dari 172 tersebut, kuota sebanyak 57 orang untuk masing-masing wilayah.
Dalam hal ini, DIY optimis dapat meloloskan banyak atlet ke ajang tersebut.
Adapun ke-23 atlet yang mewakili DIY yakni Galang Tri Widya Putra (Kategori Tanding/B Putra), Muh. Syamsurrijal (Kategori Tanding/C Putra), Muh. Nisful Mawa (Kategori Tanding/D Putra), Raiyan Achmad Pamungkas (Kategori Tanding/E Putra), Ahmad Fauzan (Kategori Tanding/F Putra), Muhammad Ichsan Nur A. (Kategori Tanding/G Putra), M. Aziz Annaqi (Kategori Tanding/H Putra), Nanang Fahmi (Kategori Tanding/I Putra), Firdhana Wahyu Putra (Kategori Tanding/J Putra), Dian Permatasari (Kategori Tanding/B Putri), Sholikhah Putri Chandra (Kategori Tanding/C Putri), Lulu Khatulistiwa (Kategori Tanding/D Putri), Kurnia Anggraini (Kategori Tanding/E Putri), dan Dyah Purnamasari (Kategori Tanding/F Putri).
Kemudian Agung Muladi (Kategori TGR/Tunggal Putra), Hyelda Maylinda Puspa (Kategori TGR/Tunggal Putri), Anton Prastyo dan Nur Kholis (Kategori TGR/Ganda Putra), Suciati Prahastiwi dan Lilis Susilowati (Kategori TGR/Ganda Putri), Irwan, M. Rofi Fauzi, dan Risqi Bagus (Kategori TGR/Beregu Putra).
"Untuk sukses dalam penyelenggaraan Pra-Kualifikasi PON, sasaran dan target utama tentu pastikan siap 100 persen baik fisik, mental, maupun taktik dan strategi dalam berlaga. Berharap semua bisa bertanding sebaik dan semaksimal mungkin. Hasil jangan terlalu menjadi beban bagi atlet dan pelatih," pesan Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto.
Djoko Pekik juga mengimbau kepada para atlet untuk selalu fokus, konsentrasi, dan menjaga kondisi sehingga dapat menampilkan performa maksimal dalam pertandingan.
Selain itu juga harus memiliki semangat untuk fighting dan berjuang sekuat tenaga demi lolos PON.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelepasan-kontingen-pencak-silat-diy-di-kantor-koni-diy.jpg)