Nasional

Kepala BKKBN Sebut Jumlah Penyuluh KB Tidak Ideal

Jumlah Penyuluh Keluarga Berencana yang ada masih kurang dan jauh dari kata ideal.

Kepala BKKBN Sebut Jumlah Penyuluh KB Tidak Ideal
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, saat memberikan pembinaan kepada ratusan Penyuluh Keluarga Berencana sewilayah eks-Kedu, di Hotel Trio, Kota Magelang, Jumat (8/11/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jumlah Penyuluh Keluarga Berencana yang ada masih kurang dan jauh dari kata ideal.

Saat ini, satu orang penyuluh mesti mengampu wilayah 10 desa.

Padahal, idealnya, satu penyuluh mengampu satu desa.

Secara nasional, kekurangan mencapai 26 ribu penyuluh.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengatakan, jumlah penyuluh masih kurang banyak.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Kekurangan, secara nasional, bisa lebih dari 26 ribu orang. Sementara itu di Jawa Tengah, 2.500 orang.

"Belum dong. Masih jauh. Idealnya, satu desa, ada satu penyuluh. Kekurangan, banyak sekali, mencapai ribuan. Se-Jawa tengah, 2.500 orang baru nyandak. Kalau nasional, banyak sekali. Kita nasional kekurangan, lebih dari 26 ribu," ujar Hasto, Jumat (8/11/2019) usai acara pembinaan penyuluh keluarga berencana di Hotel Trio, Magelang.

Kekurangan ini seharusnya dapat ditambah, tetapi kemampuan negara saat ini terbatas.

Hasto mengatakan, solusinya dengan merekrut tenaga non-PNS untuk membantu penyuluh yang dapat nanti sharing dibebankan ke Kota atau Kabupaten.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved