Yogyakarta

Sultan HB X Sebut Banyak Program yang Harus Diselesaikan Bupati Kulon Progo Baru

Sutedjo mendapatkan sejumlah tugas berat dan masuk dalam proyek strategis nasional diantaranya adalah pembangunan bandara YIA dan aerotropolisnya.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Agung Ismiyanto
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Bupati Kulon Progo, Sutedjo di Bangsal Kepatihan, Kamis (7/11/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sutedjo resmi menjabat sebagai Bupati Kulon Progo usai dilantik oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kamis (7/11/2019).

Sutedjo pun mendapatkan sejumlah tugas berat dan masuk dalam proyek strategis nasional diantaranya adalah pembangunan bandara YIA dan aerotropolisnya.

Sutedjo menjadi Bupati Kulon Progo dengan sisa masa jabatan bupati 2019-2022.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Sutedjo dilantik berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 131.34-5401 Tahun 2019.

Sutedjo yang sebelumnya wakil bupati ini menggantikan kursi Hasto Wardoyo yang menjadi Kepala BKKBN.

Sultan HB X mengatakan, Kulon Progo dapat menjadi generator pembangunan di DIY.

Hal ini jika mencermati dokumen, potensi dan prospek pembangunan Kabupaten Kulon Progo saat ini.

Potensi itumisalnya pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta dan aerotropolis-nya, rekonstruksi Pelabuhan Samudera "Tanjung Adikarta", akselerasi pembangunan Kawasan Industri Sentolo, infrastruktur konektivitas Bandara, Bedah Menoreh, Jalur Jalan Lintas Selatan, dan lain-lain.

Sutedjo Segera Dilantik Jadi Bupati Kulon Progo

“Untuk itu, kepemimpinan Bupati ini hendaknya dapat melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh kepemimpinan sebelumnya, dan mewujudkan potensi itu menjadi realisasi demi sebesar-besar kesejahteraan rakyat. Banyak program yang harus diselesaikan,” pesan Sultan kepada Sutedjo.

Bahkan, di akhir sambutannya, Sultan HB X juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Hasto Wardoyo yang merupakan mantan Bupati Kulon Progo.

Sultan juga mengibaratkan Kulon Progo sebagai sebuah kapal yang telah memliki nakhoda sekaligus merangkap navigator baru.

“Namun sesungguhnya, Bupati yang sementara belum memiliki Wakil Bupati ini lebih daripada seorang nakhoda yang membawa kapal ke pelabuhan berikutnya, tetapi juga sumber inspirasi dan kearifan bagi seluruh rakyatnya,” jelasnya.

Menurut Sultan, secara spesifik sesuai visi-misinya, Bupati pernah menjanjikan pembangunan Kulon Progo yang sehat dengan tagline "Membangun Desa Menumbuhkan Kota" dalam filosofi "Saras Marga Tirta".

Sultan HB X Sebut Akan Ada Satu Rest Area di Tol Solo-Yogya-Bawen

"Tirta" atau air dalam pemahaman Jawa berkaitan dengan rasa, karena bukan hanya untuk menjadi sehat, tetapi bahkan menjadi sumber hidup bagi semua makhluk di dunia.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved