Yogyakarta
Baskara Aji Dilantik Jadi Sekda Definitif, Sultan HB X Beri Pesan Ini
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Kadarmanta Baskara Aji sebagai Sekda DIY di bangsal Kepatihan, Rabu (6/11/2019).
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Kadarmanta Baskara Aji sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DIY di bangsal Kepatihan, Rabu (6/11/2019).
Sultan berpesan agar Sekda definitif mampu menjadi akselerator pembangunan di DIY seperti aerotropolis dan prasarana konektivitas Yogyakarta Internasional Airport (YIA).
Sultan HB X mengatakan, tugas Sekda sebagai akselerator pembangunan diantaranya adalah terkait konektivitas yang menuju ke arah Yogyakarta maupun ke wilayah Joglo-Semar, selain itu juga penyelesaian pembangunan jalur jalan lintas selatan (JJLS) dan Pelabuhan Tanjung Adikarta, Marine Techno Park dan Agro Techno Park.
• Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau
“Demikian juga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis Industri Kreatif , Jalan Tol Yogya-Solo dan Yogya-Bawen. Serta, kawasan Strategis Keistimewaan DIY yang meliputi pelestarian aspek sosial-budaya, historis, sumber daya alam dan lainnya,” ujarnya.
Sultan menambahkan, sebagai Sekretaris Daerah, yang dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Jabatan Pimpinan Tinggi Madya DIY dalam struktur kepegawaian Pemda DIY.
Sekda juga sekaligus pembina ASN, menggantikan posisi Kepala Daerah.
Dari pertimbangan pengangkatannya, kepercayaan dan akuntabilitas adalah aspek terpenting.
Di mana peran seorang Sekda sangat sentral, karena berkewajiban memimpin Sekretariat Daerah, serta membantu Gubernur menyusun kebijakan dan membina hubungan kerja dengan pihak eksternal dan internal aparatur di jenjang bawah.
• Namanya Santer Sebagai Calon Sekda DIY Definitif, Baskara Aji Enggan Berkomentar Banyak
“Menduduki suatu jabatan berarti amanah. Maka, dalam menjalankannya perlu komitmen, kemauan, dan tanggungjawab untuk mau belajar, agar amanah itu bisa terwujud. Dengan belajar, bisa diharapkan hadirnya living organization, sebuah organisasi birokrasi yang tidak sekedar hadir, tetapi memiliki makna bagi masyarakat,” jelasnya.
Dia juga mengatakan, penetapan seorang Sekda telah lolos fit and proper test melalui penelitian track record berdasarkan banyak faktor, antara lain jaminan terwujudnya sistem merit dalam kebijakan dan Manajemen ASN oleh Komisi ASN.
Kemampuan lainnya adalah influencing skill, kemampuan persuasi agar proses internalisasi gagasan baru dapat dilaksanakan, serta memperoleh dukungan pihak luar.
Dia menjelakan, dalam hal ini, hubungan interpersonal menjadi faktor penting sebagai media komunikasi, koordinasi, dan integrasi kebijakan Pemda DIY dengan Kabupaten/Kota untuk pencapaian prestasi bersama dalam pelaksanaan anggaran, terutama yang dibiayai lewat Danais.
• Pemda DIY Jadi Instansi dengan Jumlah Pelamar CPNS Terbanyak ke 5 Tahun Lalu
“Keberanian Sekda dalam mengambil risiko untuk bertindak out of the box terukur dan akuntabel. Itulah hal-hal yang saya anggap penting, selain sisa pekerjaan yang belum terselesaikan dan termuat pada memori Jabatan Sekda DIY lama, yang harus dituntaskan oleh Sekda DIY yang baru,“ ujarnya.
Sultan juga mengingatkan untuk saat ini dalam birokrasi juga diwarnai oleh banyaknya Kepala OPD yang memasuki masa pensiun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/baskara-aji-dilantik-jadi-sekda-definitif-sultan-hb-x-beri-pesan.jpg)