Kisah Mistis Eks Mess Arseto Solo, Bekas Rumah Sakit yang Kini Terbengkalai

Kisah seram di Twitter memang selalu menarik untuk disimak. Banyak cerita horror dari media sosial tersebut yang cukup tenar, salah satunya adalah

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
twitter.com/ngetawainkamu
Kisah Mistis Eks Mess Arseto Solo, Bekas Rumah Sakit hingga Terbengkalai 

TRIBUNJOGJA.COM - Kisah seram di Twitter memang selalu menarik untuk disimak. Banyak cerita horror dari media sosial tersebut yang cukup tenar, salah satunya adalah kisah Penari di Desa KKN.

Kali ini, ada satu lagi cerita misteri yang menarik perhatian warganet. Cerita ini bermula dari thread yang dibuat oleh akun Aku Sedang @ngetawainkamu.

Pernah Melihat Hantu? Jangan-jangan Ada Kesalahan pada Otak Anda

Cuitan tersebut diunggah pada Selasa (29/10/2019) dan kini sudah mendapat 3,7k retweets dan 15,1k likes.

"Orang Solo, pasti ngga asing sama tempat ini. Tebak lokesyen, coba tebak ini dimana?" bukanya sembari mengunggah sebuah rumah yang tampak tak terawat. Atapnya bolong-bolong dan rumputnya tak pernah disiangi.

Kisah Mistis Eks Mess Arseto Solo, Bekas Rumah Sakit hingga Terbengkalai
Kisah Mistis Eks Mess Arseto Solo, Bekas Rumah Sakit hingga Terbengkalai (twitter.com/ngetawainkamu)

Tak berselang lama, pemilik thread menceritakan bahwa foto tersebut adalah Mess Arseto.

Dulu, mess tersebut adalah milik tim sepakbola Arseto yang terletak di Panularan, Kecamatan Laweyan, Solo.

"Ini memang aura mistisnya kuat banget, siang-siang saja seram, apalagi pas masuk ke dalam. Jangankan ke dalam, di halamannya saja sudah merinding," ucap penulis menceritakan.

Meski begitu, ia sendiri tak pernah masuk ke area tersebut.

"Gak akan masuk, nyaliku ciut," jelasnya lagi.

Namun, ia meyakinkan bahwa ceritanya bukan hoax atau berita bohong. Ia kerap membaca artikel dan mengumpulkan data dari warga sekitar ketika keliling Solo bersama teman.

"Aku pikir awalnya sekolah, ternyata mess, kayak markas gitu," tuturnya lagi.

Ia pun turut mengunggah penampakan asli Mess Arseto itu.

"Gak terawat juga karena katanya warga sekitar tidak ada yang berani. Bangunan ini banyak dihuni oleh Mbak Kun. Terus, kalau malam, ada suara cewe nyinden langgam Jawa, paling sering jam 2 dinihari," kisahnya.

Kisah pun mulai bergulir hingga masa lampau mess tersebut.

"Awal mulanya, ini adalah bangunan Rumah Sakit (RS) yang ada di Kadipolo, Solo. Pada era 1980-an, bangunan itu menarik perhatian warga Solo karena digunakan sebagai basecamp klub sepakbola ternama, yakni Arseto Solo," jelasnya.

Nah lantas bagaimana nasib RS itu sendiri?

Kisah Mistis Eks Mess Arseto Solo, Bekas Rumah Sakit hingga Terbengkalai
Kisah Mistis Eks Mess Arseto Solo, Bekas Rumah Sakit hingga Terbengkalai (twitter.com/ngetawainkamu)

Penulis menjelaskan bahwa tahun 1976, pasien di RS Kadipolo iyu secara bertahap dipindahkan ke RS Mangkubumen dengan tujuan mendirikan Sekolah Pendidikan Keperawatan (SPK).

"Ada yang bilang katanya area ini pernah digunakan sebagai tempat gantung diri. Hal itu mungkin menjadi salah satu penyebab bekas Mess Arseto dianggap angker," jelasnya.

Simpang siur cerita, konon tempat itu akan dijadikan lokasi uji nyali salah satu acara di stasiun TV swasta, tetapi batal karena alasan keamanan dan ketiadaan izin dari warga setempat.

"Selain ada cewe nyinden langgam Jawa, ada juga Mbak Kuntilanak. Warga sekitar juga cerita tentang adanya kemunculan makhluk bertubuh besar," katanya.

Tak selesai sampai di situ, penulis juga menceritakan mengapa mess sebagai tempat tinggal pemain klub sepakbola itu pada akhirnya ditinggalkan.

"Mess itu nyatana gak lepas dari gangguan hantu. Para pemain jadi enggak nyaman. Mau latihan jadi enggak nyaman juga mengingat tempat yang ia tinggali berhantu," ungkapnya.

Ia mengakhiri cerita dengan menyayangkan bangunan bersejarah itu terbengkalai dan malah dijadikan tempat dugem.

"Banyak warga yang cemas karena banyaknya orang yang suka mabuk-mabukan. Di tempat itu, katanya banyak banget botol miras," tukasnya.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved