Gunungkidul
Jelang Musim Hujan, Pemkab Gunungkidul Normalisasi Sungai Besole
DPUPRKP Gunungkidul lakukan antisipasi kemungkinan terjadi banjir dengan kegiatan normalisasi Sungai Besole.
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo
TRIBUNJUOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul lakukan antisipasi kemungkinan terjadi banjir dengan kegiatan normalisasi Sungai Besole.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Agus Subaryanto mengatakan, saat ini kegiatan normalisasi sudah berjalan sepanjang 200 meter.
Pihaknya juga menargetkan kegiatan normalisasi sungai dapat segera terselesaikan.
• Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau
"Untuk kegiatan normalisasi sungai itu kami DPUPRKP mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200 juta. Kami harap dengan mengeruk sedimentasi yang ada di Sungai Besole dapat mengurangi potensi banjir," katanya, Selasa (29/10/2019).
Lanjutnya, pendangkalan di Sungai Besole tergolong parah, karena saat musim penghujan sungai ini sering meluap.
“Mudah-mudahan dengan adanya pengerukan, maka luapan sungai bisa dikurangi,” imbuh dia.
Anggota DPRD Gunungkidul, Anton Supriyadi mengatakan, wacana normalisasi Sungai Besole sudah sejak lama disuarakan, mengingat sudah terjadi pendangkalan dan polusi sungai.
"Normalisasi dilakukan untuk memperlancar aliran sungai, ditambah lagi aliran sungai besole ini melintas Wonosari sehingga kebersihanya juga harus dijaga," ujarnya.
• Difabel Tuna Netra Asal Gunungkidul Ingin Buktikan Diri Mampu Bersaing di Kompetisi Dangdut
Ia mengatakan, untuk menjaga kebersihan Sungai Besole bukan hanya kewajiban Pemkab Gunungkidul, tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat.
"Masyarakat juga harus ikut berpartisipasi, salah satu bentuk partisipasi dari warga adalah dengan tidak membuang limbah keluarga ke aliran sungai," jelasnya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Aris Suryanto mengatakan, Sungai Besole menjadi satu dari beberapa sungai yang tercemar di Gunungkidul.
Menurut dia, hal ini terjadi tidak lepas dari kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan.
“Ada enam sungai yan tercemar. Salah satunya Sungai Besole,” katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)