Kota Magelang

Petani Kota Magelang Dilatih Membuat PGPR dan Bakteri Merah

Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang menggelar pengamatan intensif terhadap hama utama padi sawah sekaligus praktek pembuatan PGPR (Pla

Petani Kota Magelang Dilatih Membuat PGPR dan Bakteri Merah
Dok Humas Pemkot Magelang
Disperpa Kota Magelang menggelar pengamatan intensif terhadap hama utama padi sawah sekaligus praktek pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Regulator) dan Bakteri Merah. 

“Mudah-mudahan petani kita di Kota Magelang dapat menangkap peluang bisnis produk organik atau setidaknya produk ramah lingkungan karena harga jualnya yang lebih menguntungkan bagi petani,”imbuhnya.

Sementara itu, Ahmad Sholikhun, Kasi Tanaman Pangan dan Hortikultura, menuturkan PGPR sangat penting karena memiliki 3 fungsi sekaligus, yakni pertama sebagai bioprotectan yang akan melindungi tanaman dari serangan OPT selama fase yang dialaminya (sebagai imunisasi).

Kedua, sebagai biofertilizer serta dapat berperan sebagai pupuk organik bagi tanaman petani. Ketiga sebagai biofitohormon, PGPR mempunyai peran krusial sebagai zat pengatur tumbuh yang membantu reaksi ezimatis dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Sedangkan Bakteri Merah sangat penting dalam membantu keserempakan proses pemasakan calon hasil produksi pangan seperti malai gabah, buah-buahan dan hasil lainnya.

Disperpa Kota Magelang Bersama Petani Gropyokan Tikus

“Kami berharap PGPR dan Bakteri Merah yang sudah dapat dibuat sendiri ini dapat mendukung peningkatan produksi padi petani di Kampung Tulung,” imbuhnya.

Terpisah, Among Wibowo, Penyuluh Pertanian Madya mengungkapkan secara umum pertanaman padi SLPHT masih on the track, namun perlu mewaspadai serangan walang sangit.

Dia mengimbau anggota poktan untuk segera melakukan langkah pengendalian walang sangit dengan memanfaatkan PGPR dan pestisida nabati yang sudah dibuat minggu lalu.

“Segera, untuk bisa dilakukan pengendalian terhadap walang sangit dengan PGPR dan pestisida nabati yang ada,” tegasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved