Info Cuaca Yogyakarta
Prakiraan Suhu Udara Yogya Hari Ini, Masih Panas Hingga Akhir Oktober
Wilayah Yogyakarta masih akan terasa panas setidaknya hingga akhir bulan Oktober 2019 ini
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
Prakiraan Cuaca Yogya Hari Ini
Bagaimana suhu udara Yogya hari ini? Berdasarkan perhitungan weather.com, wilayah Yogya diperkirakan akan mengalami suhu puncak pada pukul 11 siang dengan suhu 35 derajat celcius.
Berdasarkan kalkulasi di situs yang sama, suhu udara Yogya hari ini lebih rendah dari hari Senin (21/10) kemarin yang mencapai 37 derajat celcius.
Sementara itu BMKG mencatat, hari Selasa (22/10/2019) ini wilayah DIY diprakiraan didominasi cuaca cerah dan cerah berawan dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 32 derajat celcius.
Untuk wilayah dengan prakiraan cuaca cerah meliputi Bantul, Wates dan Wonosari. Sementara cerah berawan akan terjadi di wilayah Sleman dan Yogyakarta.
Suhu Udara di Yogya
BMKG Yogyakarta memprediksi suhu panas di wilayah DIY masih akan berlangsung hingga akhir Oktober 2019. Berdasarkan pencatatan, suhu udara di Jogja pada Senin (21/10) kemarin mencapai 35,2 derjat celcius.
Sementara itu, weather.com mencatat suhu udara Jogja saat ini mencapai 37 derajat celcius.
Setidaknya itulah yang diperoleh dari hasil pencatatan Weather.com pada aplikasi pencatatan suhunya pada Senin (21/10/2019) siang ini.
Masih berdasarkan Weather.com, cuaca di Yogya tercatat memiliki kelembapan 36 % dan dengan kecepatan angin berkisar antara 19 kilometer per jam.
Penjelasan BMKG
Kepala Kelompok Analisa dan Prakiraan Cuaca, Sigit Hadi Prakosa, S.P., M.Si menyampaikan kepada tribunjogja.com bahwa kenaikan suhu ini dikarenakan dua faktor.
"Jadi yang pertama, posisi matahari sekarang melintas di selatan Pulau Jawa. Ini membuat intensitas paparan sinar matahari yang diterima oleh wilayah DIY sangat tinggi sehingga menyebabkan kenaikan suhu," jelasnya.
Selain itu, kondisi yang cerah pun ikut andil dalam kenaikan suhu udara yang cukup ekstrim ini.
"Jadi beberapa Hari ini cuaca di Wilayah DIY itu sangat cerah, tidak ada awan. Jadi paparan sinar matahari langsung turun ke Bumi tanpa terhalang apapun. Kalo misalnya kondisi berawan, suhu udara pun akan turun seperti biasanya karena sinar matahari yang sampai ke permukaan itu terhalang," tuturnya.
Selain itu, Sigit juga menjelaskan bahwa kondisi ini akan terjadi hingga akhir Oktober.
"Kemungkinan sampai akhir Oktober cuaca panas seperti ini akan terus berlangsung. Nantinya jika sudah memasuki pancaroba di awal November, suhu udara tidak akan setinggi saat ini," pungkasnya. (*)
Perkiraan awal musim hujan di DIY
Berdasarkan data Staklim BMKG Yogyakarta, awal musim hujan di wilayah DIY diperkirakan mundur hingga 2 dasarian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-panas_1110.jpg)