Kulon Progo
Populasi Sapi Putih di Kulon Progo Minim
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo tengah berupaya menggenjot populasi sapi putih di wilayahnya.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo tengah berupaya menggenjot populasi sapi putih di wilayahnya.
Namun, minimnya jumlah indukan yang bagus menjadi kendala tersendiri.
Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) setempat mencatat, produktivitas sapi di Kulon Progo pada 2018 terhitung yang tertinggi di Kulon Progo.
Populasi sapinya mencapai 18.300 ekor dengan angka kebuntingan mencapai 15.000 ekor.
• 11 Rekomendasi Restoran Jepang di Kota Yogyakarta yang Perlu Kamu Tahu
Angka kelahiran pedet alias anak sapi pada tahun itu juga melebihi target 12.000 ekor.
"Sayangnya, dari jumlah populasi itu, 95 persen di antaranya merupakan jenis sapi merah. Kami berharap ini bisa diubah perlahan jadi sapi putih," kata Kepala Bidang Peternakan, Dispertan Kulon Progo, Nur Syamsu Hidayat.
Sapi merah merupakan jenis sapi pedaging dengan pertumbuhan yang relatif cukup cepat.
Tak heran, sapi ini lebih banyak diminati peternak untuk dipelihara karena pertimbangan keuntungan yang diperoleh lebih besar.
Hanya saja, jenis sapi ini termausk hewan sub tropis yang sebetulnya tidak cocok dengan iklim di Indonesia dan sulit bunting saat musim kemarau karena gampang kepanasan.
Sebaliknya, sapi putih meski harganya lebih mahal namun kualitasnya juga lebih bagus serta cocok dijadikan indukan.
• Kabupaten Kulon Progo dan TRAVELXISM Gelar Pelatihan Digitalisasi Pariwisata
Hanya saja, selain populasinya yang masih sedikit, sapi putih di Kulon Progo juga cenderung memiliki tubuh yang kecil.
Diakui Nur Syamsu, belum banyak indukan sapi putih berkualitas di Kulon Progo.
Untuk itu, pihaknya berusaha melakukan pengadaan bibit sapi putih dengan mendatangkannya dari Kebumen, Jawa Tengah yang memang terkenal berkualitas bagus untuk indukan pada 2019 ini.
Sapi tersebut dihibahkan kepada 11 kelompok peternak dengan masing-masing diberi 5 ekor.
Perkembangan kelahiran pedet sapi putih Kebumen itu setiap tahun akan dipantau agar target peningkatan populasinya tercapai.
"Sapi-sapi dari Kebumen ini akan jadi kuncinya. target kami, populasi sapi putih ini bisa 90 persen. Untuk pengadaannya memang kita terkendala anggaran. Dari 100 ekor yang kami usulkan hanya 55 ekor saja yang disetujui," imbuh Nur Syamsu. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kulonprogo_20180731_185841.jpg)