Selesai Wajib Militer, G-Dragon Akan Tinggalkan Big Bang?
Leader boygrup Big Bang, G-Dragon yang memiliki nama asli Kwon Jiyong akan segera mengakhiri masa wajib militernya (wamil) pada akhir pekan ini
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Rina Eviana
Selesai Wajib Militer, G-Dragon Akan Tinggalkan Big Bang?
TRIBUNJOGJA.COM - Leader boygrup Big Bang, G-Dragon yang memiliki nama asli Kwon Jiyong akan segera mengakhiri masa wajib militernya (wamil) pada akhir pekan ini, Sabtu (26/10/2019).
Seperti diketahui, G-Dragon atau GD mulai mengikuti wamil dan bertugas aktif di resimen artileri Unit Baekgol di Divisi Infanteri ke-3 Angkatan Darat di Cheorwon, Provinsi Gangwon pada 27 Februari 2018.
Selesainya wamil GD dikarenakan periode layanan militer yang ditrapkan sejak tahun lalu dipersingkat sehingga GD akan segera menyeesaikan dari dinas militernya lebih awal.
Kemudian, satu rekan agensi dari boygrup yang sama Daesung dan Taeyang pun akan segera menyusul.
Taeyang pada 26 November 2019 dan Daesung akan menyelesaikan wamilnya pada 13 Desember mendatang.
Sementara itu, terkait rumor G-Dragon akan tinggalkan Big Bang masih belum mendapat konfirmasi oleh agensi YG Entertainment.
G-Dragon membagikan unggahan di Instagram pribadinya pada 1 Oktober lalu. Ia membagikan foto lamanya dengan memberikan pesan yang membuat orang berspekulasi GD bakal meninggalkan Big Bang.
“Hiduplah untuk diri sendiri. Biarlah dunia berputar tanpa dirimu. Dunia tidak berakhir tanpa dirimu. Jangan terlalu serius," tulis G-Dragon pada unggahan SNS pribadinya @xxxibgdrgn.
Melansir Korea Times, pihak YG Entertainment memberikan pernyataan terkait Big Bang bahwa belum ada kepastian nasib boygroup yang debut pada 19 Agustus 2016 itu.
"Saya kira para member harus menyelesaikan wajib militer terlebih dahulu. Kami akan kembali dengan pernyataan resmi jika semua sudah siap,” ungkap salah satu perwakilan agensi YG Entertainment.
Ucapan G-Dragon itu pun menjadi perhatian lagi setelah TOP membubuhkan komentar ‘Tidak akan kembali’ diunggahan foto rekannya.
“Ya! Saya tidak berencana kembali (ke dunia hiburan),” ujar TOP.
Nasib Big Bang sendiri tak pasti lantaran pada bulan Agustus Yang Hyun Suk dan Seungri dituduh melakuan perjudian ilegal dan melanggar Undang-Undang Transaksi Valuta Asing.
Polisi melakukan pencarian dan penyitaan di gedung YG Entertainment karena tuduhan bahwa dana dari agensi terlibat dalam kasus ini.
Mereka telah memanggil Yang Hyun Suk dan Seungri untuk diinterogasi dua kali, dan juga melihat melalui catatan keuangan termasuk transaksi pertukaran untuk kasus ini.
Diketahui, warga Korea Selatan memang dilarang untuk berjudi, baik di dalam maupun luar negeri.
Meskipun ada tempat judi di sana, namun warga Korea tak boleh menyambangi tempat itu, hanya orang asing saja.
Melansir Majalah Haps Korea dalam artikelnya berjudul ‘South Korea’s Complex Relationship with Gambling’, masyarakat negeri ginseng itu hanya boleh melakukan judi berupa lotere, balap kuda, balap perahu dan bersepeda.
Keempat aktivitas judi itu tergolong legal, sehingga tidak menjerat masyarakat. Namun, kasino tidak diperbolehkan untuk dilakukan. Bagi yang melanggar bisa terkena sanksi berupa dua tahun penjara.
Mengapa judi adalah sesuatu yang ilegal di Korea Selatan? Karena masyarakat sana cenderung menempatkan judi sebagai hal yang negatif. Judi adalah kejahatan terhadap kepentingan sosial.
Mereka juga mengkategorikan judi berada di satu lini kejahatan perzinahan dan penyalahgunaan narkoba.
Tak hanya judi di tempat wisata, berjudi secara daring adalah kejahatan bagi orang Korea.
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan melaporkan bahwa Korea Utara telah mulai mengoperasikan situs judi daring yang menargetkan masyarakat Korea Selatan. Operasi judi daring itu dilakukan untuk memperkuat Korea Utara.
Kemudian, Meski sedang menjalani wajib militer, Daesung Big Bang diduga terlibat praktek bisnis ilegal yang bertempat di gedungnya.
Hal ini diperkuat oleh pernyataan pemilik bisnis ilegal itu yang diwawancara dan ditayangkan Channel A pada Jumat (26/7/2019).
Kasus Daesung pun masih dalam proses dan sedang berlangsung.
“Kami sedang melakukan pencarian dan penyitaan untuk mengamankan rekening bank terkait. Karena penyelidikan masih berlangsung, sulit bagi saya untuk berbicara tentang masalah ini,” ungkap pihak kepolisian.
Polisi juga sedang menyelidiki klaim bahwa zat-zat ilegal juga didistribusikan melalui bangunan tersebut.
Daesung membantah memiliki tentang kegiatan ilegal di gedungnya dan mengumumkan bahwa ia akan mengambil tindakan hukum terhadap dugaan bisnis ini.
( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/g-dragon-k-pop_20170824_075449.jpg)