Derby Mataram PSIM Yogyakarta vs Persis Solo - Laga Penentu Nasib Laskar Mataram
PSIM Yogyakarta akan menghadapi Persis Solo pada laga bertajuk Derby Mataram, Senin (21/10/2019) sore ini
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Sebaliknya, ia memilih fokus pada permainan timnya, dan biar Persis yang memikirkan permainan PSIM.
"Kita sudah punya style sendiri, bagaimana style of play kita lawan Persatu Tuban dipertahankan, kekurangan kita perbaiki. Jadi kita tidak usah lihat cara bermain Persis Solo, tapi biar mereka yang harus mewaspadai kita. Jadi secara taktik dan strategi anak-anak sudah siap tempur," tandasnya.
Guna mendulang kemenangan, Liestiadi diprediksi bakal mengoptimalkan peran Cristian Gonzales sebagai ujung tombak dengan dukungan Yoga Pratama dan kembalinya Witan Sulaeman dari Timnas U-22.
Di tengah, Ade Suhendra dan Nugroho Fatchurahman bertugas menopang peran Ichsan Pratama sebagai gelandang serang.
Absennya Hendra Wijaya, Junius Bate, dan Agung Pribadi di sektor belakang juga tak jadi soal.
Sebab, Liestiadi telah menyiapkan Hery Susilo dan Raymond Tauntu yang bakal berduet dengan Achmad Hisyam Tolle serta Aditya Putra Dewa menjadi tembok pertahanan Laskar Mataram.
Di bawah mistar, Ivan Febrianto kembali jadi andalan.
Antusiasme juga menular ke para pemain, salah satunya penjaga gawang, Ivan Febrianto.
Dia mengatakan fokus utama PSIM adalah meraih tiga poin di Mandala Krida, terlepas dari besar kecilnya peluang ke babak 8 besar.
"Seluruh pemain PSIM sepakat untuk menjaga asa lolos ke 8 besar, jadi mau tidak mau kita harus menang," tandas Ivan.
Tim Tamu Siap Tampil Maksimal
Terpisah, pelatih Persis Solo, Salahudin, mengatakan telah mempersiapkan pertandingan ini sebaik mungkin meski peluang lolos kecil.
"Kita sudah siapkan tim baik dari segi fisik dan taktik, semoga besok berjalan dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan. Yang jelas di sini untuk bermain baik, kita sangat hormat dengan PSIM baik pemain dan pelatihnya, mudah-mudahan besok berjalan dengan baik dan enak ditonton," ujar eks pelatih Madura FC ini.
"Tiga tim masih punya peluang. Tapi peluang besar ada di Martapura FC. Apalagi dengan situasi PSBS Biak sudah tidak ada beban lagi," tambahnya.
Head to head kedua tim:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/psim-yogyakarta-vs-persis-solo.jpg)