Breaking News:

Yogyakarta

Biennale Jogja XV Digelar Minggu Depan

Kiki menjelaskan, pada pembukaan nanti di Jogja National Museum, Voice of Baceprot akan menjadi penampil utama yang juga merepresentasikan tema pinggi

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ari Nugroho
IST
Panitia Biennale Jogja XV bersama Pimpinan Redaksi Tribun Jogja, Selasa (15/10/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Panitia Biennale Jogja XV berkunjung ke Kantor Tribun Jogja di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (15/10/2019). Koordinator Media Biennale Jogja XV, Kiki Pea menjelaskan bahwa acara yang akan dihelat pada 20 Oktober hingga 30 November 2019 tersebut melibatkan berbagai negara.

"Tahun ini menandai edisi kelima Biennale Jogja Equator, kami bekerja bersama 52 seniman dan
kelompok, dari berbagai wilayah dan kota di Asia Tenggara," ungkapnya.

Jogja International Batik Biennale 2018 Resmi Dibuka, Pamerkan Beragam Motif Batik Nusantara

Pameran utama Biennale Jogja XV Equator #5, lanjutnya, akan bertempat di National Museum, Taman Budaya Yogyakarta, Kampung Jogoyudan, Ketandan 17, dan Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri.

"Buka jam 10.00 pagi sampai jam 21.00 malam," bebernya.

Kiki menjelaskan, pada pembukaan nanti di Jogja National Museum, Voice of Baceprot akan menjadi penampil utama yang juga merepresentasikan tema pinggiran yang diangkat dalam perhelatan tersebut.

"Mereka adalah remaja-remaja perempuan asal Garut, Jawa Barat yang dikenal karena identitasnya yang
menggunakan hijab, tetapi berani memainkan musik heavy metal. Besok adalah kali pertama mereka tampil di Yogyakarta," urainya.

Jogja International Batik Biennale 2018 Akan Dibuka Oleh Presiden Jokowi

Sementara itu, Direktur Yayasan Biennale Jogja Alia Swastika mengatakan bahwa kali ini pengunjung akan disuguhkan dengan instalasi sampah plastik seberat 4 ton, Monumen Narsinah yang kembali dibangun, serta Residensi Kelana dari 3 pulau yakni Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

"Dari Yogya sendiri akan ada Kelompok Geger Boyo yang bikin mural di desa yang hilang terkena abu Merapi," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Panitia Biennale Jogja XV disambut langsung oleh Pimpinan Redaksi Tribun Jogja Ribut Raharjo dan News Manager Tribun Jogja Sigit Widya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved