Kota Magelang

Wali Kota Magelang Serap Aspirasi Melalui Kegiatan Keagamaan

Menurut Sigit, kehadirannya tersebut sebagai wujud sikap toleransi sekaligus sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat dari kalangan manapun, termasuk

Wali Kota Magelang Serap Aspirasi Melalui Kegiatan Keagamaan
Dok Humas Pemkot Magelang
Acara HUT ke-48 dan pengucapan syukur Jemaat Gereja Santa Maria Fatima Kota Magelang, Minggu (13/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada acara HUT ke-48 dan pengucapan syukur Jemaat Gereja Santa Maria Fatima Kota Magelang, Minggu (13/10/2019).

Menurut Sigit, kehadirannya tersebut sebagai wujud sikap toleransi sekaligus sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat dari kalangan manapun, termasuk dalam kegiatan keagamaan.

Aspirasi yang disampaikan pun beragam mulai dari infrastruktur, kebersihan hingga kedisiplinan.

Pemkot Magelang Hidupkan Kembali Program Ayo Ke Magelang

Sigit menyebutkan, sejumlah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang telah dilahirkan dengan sasaran masyakarat luas, seperti Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

Bosda ini tidak tertutup bagi pelajar Kota Magelang tapi juga luar Kota Magelang.

"Jadi pemimpin mesti adil. Nggak ada masalah itu siswa dari Kabupaten Magelang, dari Temanggung, Purworejo, dan lainnya, tetap saya ingin mereka bisa mendapatkan BOSDA. Kalau biaya pendidikannya sudah gratis, giliran kami yang memberikan seragamnya, sepatunya, buku belajarnya, tasnya," ujarnya dalam siaran berita yang diterima Tribunjogja.com dari Humas Pemkot Magelang.

Menurutnya, kedatangannya ini untuk menegaskan visi Kota Magelang sebagai Kota Jasa yang dilandasi Masyarakat Modern Sejahtera dan Religus.

Makna dari religius itu, menurut Sigit, tidak hanya terpaku pada masyarakat Muslim saja, tetapi semua agama.

Ia juga menuturkan bahwa dalam konsep rencana peningkatan kesejahteraan masyarakat, Kota Magelang tidak mungkin mengandalkan sumber daya alam (SDA).

Sebab, di wilayah 18,54 kilometer persegi ini nyaris tidak ditemukan SDA sebagai mata pencaharian warga.

Ratusan Fotografer Ikuti Lomba Foto Cagar Budaya Kota Magelang

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved