Breaking News:

Seorang Pengemudi Ojek Daring Jadi Korban Tabrak Lari di Simpang Kentungan Sleman

Korban ternyata diketahui baru dua bulan menekuni profesi barunya sebagai pengemudi ojek daring.

Penulis: Andreas Desca | Editor: Muhammad Fatoni
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sutri Yanto (42), seorang pengemudi ojek daring menjadi korban tabrak lari di kawasan simpang Kentungan, Sleman, Senin (14/10/2019) dini hari.

Korban ternyata diketahui baru dua bulan menekuni profesi barunya sebagai pengemudi ojek daring.

Hal itu disampaikan oleh Kakak dari Sutri Yanto, Risminiatik (44), yang ditemui saat menunggui adiknya di RS JIH.

"Baru dua bulan dia menekuni profesi ini, tapi memang jam operasionalnya malam hari mulai pukul 23.00 WIB sampai Subuh," tuturnya.

Ditambahkannya, kebiasaan adiknya yang memilih beroperasi malam hari bukan tanpa alasan.

"Adik saya itu kalau sore ikut membantu berjualan nasi goreng, udah cukup lama kalau ini. Nah setelah selesai membantu jualan, dia langsung narik (mencari penumpang)," jelasnya lebih lanjut.

Korban saat ini dikabarkan tengah menjalani perawatan secara intensif di ruang ICU RS JIH.

Menurut keterangan keluarga yang sedang berada di Rumah Sakit, sampai saat ini korban masih dalam kondisi koma.

Sedangkan pelaku tabrak lari saat ini telah diamankan di Mapolres Sleman untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved