Selain Topan Hagibis, Ini 4 Topan Terparah yang Mematikan Hingga Menewaskan Ribuan Orang
opan Hagibis seperti menyapu Jepang dalam waktu singkat. Banyak rumah roboh, pohon tumbang, jalanan dipenuhi pasir dan masyarakat mengungsi.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Topan Hagibis seperti menyapu Jepang dalam waktu singkat. Banyak rumah roboh, pohon tumbang, jalanan dipenuhi pasir dan masyarakat mengungsi. Bisa dibilang, topan ini adalah topan terganas selama 60 tahun.
• Dokumentasi Memilukan Bencana Kelaparan Terparah di Dunia Akibat Kekeringan
Namun, selain Topan Hagibis di Jepang, ada sejumlah topan atau badai lain yang mampu memporak-porandakan bumi. Satu diantaranya mampu menewaskan ribuan orang. Apa saja topan perusak sepanjang masa, berikut list yang telah disiapkan Tribunjogja.com:
1. Badai 1780
Hampir 250 tahun silam, sejumlah pulau di Karibia atau Hindia Barat pada waktu itu porak poranda akibat badai besar yang datang di tahun 1780.
Konon katanya, badai ini menewaskan 22 ribu orang, sebagian besar adalah tentara Inggris dan Prancis yang berupaya mengendalikan Hindia Barat. Korban lainnya berasal dari masyarakat Barbados, Martinique dan Jamaika.
• Berita Foto Penampakan Awan Topi Gunung Rinjani, Tanda Sedang Terjadi Pusaran Angin Laksana Badai
2. Badai Mitch (1998)
Tahun 1998 adalah duka bagi masyarakat dunia. Sebuah badai yang diberi nama Badai Mitch meluluhlantakkan empat negara, yakni El Salvador, Nikaragua, Honduras dan Guatemala secara langsung.
Badai Mitch adalah badai Atlantik kedua yang paling mematikan.
Mitch menjadi badai tropis ke-13 dan badai terbesar ketiga pada musim 1998.
Mitch datang dengan angin berkecepatan 285 kilometer (km)/jam dari lepas pantai utara Honduras. Sesampainya di darat, kecepatan Mitch menurun menjadi 130 km/jam.
• Bencana Hidrometeorologi Paling Banyak, Sepanjang 2019 Terjadi 1.586 Bencana Alam
3. Badai Sandy (2012)
Badai yang sempat menghampiri Amerika Serikat ini awalnya hanya tergolong badai kategori 1, tidak berbahaya dan lemah dengan kecepatan 118-152 km/jam saja. Namun, karena adanya siklon ekstratropis, badai ini menjadi tak biasa.
Di AS, badai Sandy menerjang 24 negara bagian dengan korban tewas 13 orang. Perkiraan awal menyatakan kerusakan mencapai USD 20 miliar hingga USD 25 miliar.
• Menakjubkan Sekaligus Mengerikan, Inilah Foto Pusaran Badai Super Trami dari Angkasa
4. Badai Katrina (2005)
Badai Katrina adalah bencana paling merusak dan memakan biaya pemulihan paling mahal dalam sejarah Amerika Serikat. Badai itu menjadi yang paling mematikan sejak tahun 1928, setelah angin topan Okeechobee.
Total keruasakan yang disebabkan oleh Badai Katrina diperkirakan mencapai 81,2 miliar dolar Amerika. Angka tersebut hampir dua kali lipat dari biaya untuk pemulihan pasca bencana paling mahal sebelumnya, Badai Andrew. Ribuan bangunan rusak parah dan korban tewas mencapai 1.800 jiwa. Sejuta penduduk harus mengungsi.
( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/selain-topan-hagibis-4-topan-ini-juga-mematikan-dan-menewaskan-ribuan-orang-3.jpg)