Lansia Korban Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter Evakuasi

Korban, seorang lansia berusia sekitar 70 tahun terjatuh dari ketinggian 39 meter ketika dievakuasi di Kota Iwaki, menggunakan helikopter.

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
REUTERS/Kazuki Wakasugi
Sekelompok pekerja penyelamat melewati rumah yang hancur akibat terjangan Topan Hagibis di Ichihara, Prefektur Chiba, pada 12 Oktober 2019. Topan Hagibis, dikenal juga sebagai Topan Nomor 19, disebut adalah topan terkuat yang melanda Jepang dalam 60 tahun terakhir. 

Lansia Korban Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter Evakuasi

TRIBUNJOGJA.COM - Jepang dihantam badai terkuat, topan hagibis. Otoritas Jepang menyebutkan bahwa badai ini telah menewaskan 30 orang warga. Salah satunya adalah seorang lansia yang jatuh dari helikopter evakuasi.

Berita lokal Jepang pada Senin (14/10/2019) melaporkan, korban berusia sekitar 70 tahun. Ia terjatuh dari ketinggian 39 meter ketika dievakuasi menggunakan helikopter.

Selain Topan Hagibis, Ini 4 Topan Terparah yang Mematikan Hingga Menewaskan Ribuan Orang

Petugas Pemadam Kebakaran Tokyo memberikan keterangan bahwa lansia itu terjatuh sebelum tali pengaman berhasil diikatkan ke tubuh korban.

Lansia ini pada saat itu sedang dievakuasi dari Kota Iwaki di Perfektur Fukushima, yang merupakan daerah terparah akibat hantaman Topan Hagibis.

Tim evakuasi meminta maaf atas gagalnya upaya penyelamatan tersebut.

Mereka menunduk memberikan penghormatan sekaligus menunjukan rasa penyesalan mereka.

Korban Luka

Dikutip dari kompas.com, setidaknya 187 orang terluka ketika Topan Hagibis mendarat di selatan Tokyo Sabtu pagi (12/10/2019), dengan 1.283 rumah terendam.

Penampakan Fenomena Awan Ungu yang Dikaitkan dengan Topan Super Hagibis Jepang

Sebuah laporan menyebutkan bahwa sebuah kapal terdampar di pesisir Jepang, dengan lima dari 12 awak tewas, dan empat lainnya diselamatkan.

Berdasarkan keterangan kementerian transportasi, kapal itu tengah berlabuh di lepas pantai Kawasaki ketika hilang kontak Sabtu.

"Topan besar ini sudah menyebabkan kerusakan serius dalam skala besar di timur Jepang," ujar juru bicara pemerintah, Yoshihide Suga.

Setelah topan itu menurun statusnya menjadi badai tropis, pasukan penyelamat pun mulai melaksanakan tugasnya membersihkan area yang rumahnya rusak.

Topan Super Hagibis Landa Jepang, KBRI Keluarkan Imbauan untuk WNI

Kemudian sebuah helikopter penyelamat terlihat terbang di area terendam banjir di Prefektur Nagano karena tanggul Sungai Chikuma pecah.

Bantuan udara itu mengangkat para korban yang masih terperangkap di lantai dua rumah yang sudah kemasukan air berlumpur.

Kemudian bandara Tokyo mulai dipulihkan layanannya pada Minggu setelah sempat ditutup Sabtu karena angin kencang dan hujan lebat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved