Parenting

Mata Bayi yang Baru Lahir Wajib Diperiksa, Ini Alasannya

Bayi baru lahir perlu menjalani pemriksaan mata untuk mendeteksi dini gangguan mata.

Mata Bayi yang Baru Lahir Wajib Diperiksa, Ini Alasannya
kidspot.com.au
Ilustrasi 

Mata Bayi yang Baru Lahir Wajib Diperiksa, Ini Alasannya

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri

TRIBUNJOGJA.COM - Bayi baru lahir perlu menjalani pemriksaan mata untuk mendeteksi dini gangguan mata.

Pemeriksaan ini bermanfaat untuk mengenali gangguan penglihatan yang dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan fisik.

Dikutip dari Grid Health, pemeriksaan mata pada bayi dilakukan menggunakan sorot cahaya atau lampu senter ke arah bayi. Jika bayi tampak merasa silau terkena cahaya terang, kemungkinan mata normal.

Sementara bayi prematur yang lahir kurang dari 34 minggu dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan deteksi ROP (Retinophaty of Prematurity).

bila ROP masuk dalam kategori ringan, tidak perlu terapu meski mendapat pengawasan ketat. Misalnya setiap dua minggu harus dikontrol kondisi retina.

Sementara ROP berat, dilakukan fotokoagulasi laser atau pembekuan (cryoterapi) pada daerah retina yang mengalami kerusakan. Mayoritas retina yang sehat masih bisa diselamatkan.

Apa yang menyebabkan retinopathy of prematurity?

Proses pembentukan mata terjadi ketika janin memasuki usia minggu ke-4 kehamilan.

Kemudian mata berkembang membentuk selaput saraf, pembuluh darah yang melapisi dinding dalam bola mata atau retina.

Halaman
12
Penulis: Dwi Latifatul Fajri
Editor: Rina Eviana
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved