Bisnis
Japangmas Sejahterakan Petani Bantul
Japangmas dijalankan dengan kolaborasi antara TBBM Rewulu, Joglo Tani dan kelompok tani Desa Argomulyo.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Program Jaminan Pangan Masyarakat (Japangmas) yang digagas oleh Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Rewulu, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV, telah dirasakan manfaatnya oleh para petani.
Operation Head Terminal BBM Rewulu, Rahmad Febriadi mengatakan bahwa program tersebut diluncurkan di Rumah Produksi Benih Padi dan Kelompok Tani Boga Lestari, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul pada 10 Mei 2018 silam.
Ia mengatakan untuk menyukseskan Desa Agribisnis Mandiri, Pertamina mengucurkan dana Rp 800-900 juta per tahun.
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
Program ini dijalankan dengan kolaborasi antara TBBM Rewulu, Joglo Tani dan kelompok tani Desa Argomulyo.
“Dana CSR tersebut antara lain digunakan untuk pembangunan dan perluasan tempat penjemuran gabah, pembelian mesin giling padi, pengemasan beras hingga distribusi beras ke masyarakat,” ujar Rahmad, Kamis (10/10/2019).
Ia menambahkan, dengan pengelolaan dan pendistribusian gabah secara mandiri oleh petani, seluruh keuntungan dari proses pengolahan dan distribusi yang sebelumnya diraup tengkulak dan juragan, kini sepenuhnya dinikmati petani.
“Para petani bisa menikmati harga gabah sesuai harga pasar bahkan lebih tinggi 10 persen. Padahal, biasanya harga gabah jatuh saat panen raya tiba, akibat ulah tengkulak yang menekan harga gabah serendah mungkin. Sementara harga jual beras, karena terpotongnya mata rantai tengkulak, juga menjadi lebih murah hingga 13 persen,” imbuh Rahmad.
• Berkunjung ke Deswitdaya Gamol, Desa Binaan Pertamina TBBM Rewulu
Desa Agribisnis Mandiri merupakan salah satu proyek percontohan TBBM Rewulu yang disinergikan dengan program CSR lainnya yakni program mandiri benih, program pengembangan kebun bibit tanaman sayur dan hortikultura serta program pembuatan pupuk organik bagi kelompok tani dan masyarakat.
Program ini terus disinergikan dan dilaksanakan secara berkelanjutan serta akan terus dikembangkan di desa lain yang menjadi sentra produksi pertanian.
"Hal ini sebagai upaya Pertamina meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang berada di wilayah operasi. Program CSR yang berkelanjutan juga merupakan upaya TBBM Rewulu untuk mempertahankan dan meningkatkan Proper Emas yang telah diraih selama 6 tahun berturut-turut sejak 2013," ungkapnya.
TBBM Rewulu merupakan salah satu dari tujuh TBBM yang berada di wilayah Pertamina MOR IV.
TBBM yang didirikan pada tahun 1973 ini memiliki 25 tangki BBM dan melayani sebanyak 175 SPBU di wilayah Provinsi Yogyakarta dan sebagian wilayah Jawa Tengah.
• Pertamina Raih Penghargaan ASEAN Energy Award 2019
Dalam operasional sehari-hari, TBBM Rewulu mengacu pada standardisasi nasional maupun internasional seperti ISO 14001,ISO 9001, ISO 50001,OHSAS 18001, ISO 28000/SMP dan ISRS Level 4.
Pada awal September 2019 lalu, TBBM Rewulu meraih penghargaan internasional ASEAN Energy Award kategori industri oleh lembaga yang terasosiasi dengan ASEAN yaitu ASEAN Center for Energy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pertamina-gulirkan-csr-program-benih-unggul-padi-di-argomulyo-bantul_20180927_220843.jpg)