16 Tahun Tragedi Paiton | Kecelakaan Maut yang Tewaskan 54 Orang Rombongan SMK Yapemda Sleman

8 Oktober 2003 malam, sebuah bus yang mengangkut 54 siswa dan guru dari SMK Yapemda Sleman mengalami kecelakaan di Situbondo, Jawa Timur.

16 Tahun Tragedi Paiton | Kecelakaan Maut yang Tewaskan 54 Orang Rombongan SMK Yapemda Sleman
Facebook/ Motuba/ Aditya
Tragedi kecelakaan maut d Paiton 

8 Oktober 2003 malam, atau 16 tahun lalu sebuah bus yang mengangkut 54 siswa dan guru dari SMK Yapemda Sleman mengalami kecelakaan di Situbondo, Jawa Timur. Kecelakaan maut itu dikenal sebagai Tragedi Paiton yang terjadi tepatnya di kawasan Banyu Blugur, Situbondo.

Tragedi kecelakaan maut di Paiton, Jawa Timur
Tragedi kecelakaan maut di Paiton, Jawa Timur (Facebook/ Motuba/ Aditya)

Akibat kecelakaan, seluruh penumpang yang ada di dalam bus, kecuali kernet dan sopir tewas terbakar.

Rombongan ini tengah melakukan perjalanan pulang ke Jogja setelah melaksanakan study tour dan wisata di Bali.

Tragedi kecelakaan maut d Paiton
Tragedi kecelakaan maut d Paiton (Facebook/ Motuba/ Aditya)

Berikut tujuh fakta mengerikan Tragedi Paiton, seperti TribunJogja.com, dikutip dari berbagai sumber.

1. Terbakar Setelah Ditabrak Truk Kontainer dari Depan dan Dihantam Truk Tronton dari Belakang

Bus AO Transport tersebut terbakar setelah truk kontainer memotong jalur dari arah berlawanan dan menabraknya, lalu sejurus kemudian dihantam truk tronton dari belakang.

Tangki truk tronton pecah, sehingga menyebabkan munculnya percikan api dan akhirnya merembet ke badan bus.

Kebakaran begitu cepat terjadi, ditengarai karena adanya bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam bus, seperti tas dan karpet yang ditaruh di kursi.

2. Korban Berlarian ke Belakang

Korban tewas banyak ditemukan di bagian belakang bus di dekat pintu.

Halaman
1234
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Mona Kriesdinar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved