Kota Yogya

Pemkot Yogya Minta Kabel Udara Lebih Ditata

Selain tampak semrawut dan kurang estetis, sejumlah kabel yang bergelantungan juga rentan dan berisiko kepada pengguna jalan.

Pemkot Yogya Minta Kabel Udara Lebih Ditata
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Keberadaan kabel udara cukup menganggu estetika kota dan pemandangan para pengguna jalan di area lampu merah Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (8/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Persoalan kabel udara di sejumlah wilayah strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu ditata lebih baik.

Selain tampak semrawut dan kurang estetis, sejumlah kabel yang bergelantungan juga rentan dan berisiko kepada pengguna jalan.

Tidak hanya di area wisata seperti Jalan Malioboro dan sekitarnya.

Kabel semrawut dan kurang tertata hampir bisa dilihat di setiap sudut jalan dan kawasan padat penduduk lainnya.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Luas wilayah kota Yogya yang sekitar 32,5 m², dikatakan Sekda Kota Yogya, Aman Yuriadijaya akan berpotensi untuk menyebabkan 100 km panjang penggelaran kabel udara jika dikaitkan dengan panjang ruas jalan yang dimiliki kota tersebut.

Maka itu, Aman meminta kepada stakeholder terkait untuk mempertimbangkan aspek teknis sewaktu membangun jaringan kabel kepada para pelanggan.

Pasalnya, menurut Aman kabel-kabel yang bergelantungan tersebut sudah tergolong menganggu dan mengindahkan aspek arsitektural.

"Harapannya di penggal-penggal tertentu kabel itu bisa dipasang semacam kabel duct," kata Aman, Selasa (8/10/2019).

Yang paling mendesak menurutnya adalah di wilayah sumbu filosofis, mulai dari kawasan Tugu Pal Putih hingga sepanjang Jalan Margo Utomo, kemudian pada area Jalan Malioboro serta sampai ke alun-alun Utara.

Pemkot Yogya Rancang DED Rusun di Gajahwong

"Konkretnya ya di wilayah itu, karena merupakan kawasan yang paling strategis dan sesuai dengan road map pengembangan pariwisata," tambahnya.

Aman menjelaskan, pada perayaan event berskala besar seperti WJNC #4 tempo hari, persoalan itu turut menjadi perhatian.

Kegiatan yang menjadi puncak peringatan HUT Kota Yogya tersebut memang dipusatkan di area Tugu Pal Putih hingga sepanjang Jalan Margo Utomo.

Meskipun tidak sampai menganggu teknis pelaksanaan acara, namun dengan puluhan ribu pasang mata yang hadir serta turut ditampilkan video tampak udara suasana acara berlangsung, tentu tampilan kabel menjadi kurang seronok.

"Bukan hanya PLN, itu Telkom dan sejumlah provider juga ada. Tentu harapan kita pada satu tahapan bisa turun dan kita tetap menghormati pertimbangan teknis dan juga investasi," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved