Jawa

Kapolres Klaten Waspadai Potensi Gesekan di Pilkades

Potensi gesekan dalam pilkades lebih besar dibandingkan dengan pemilihan lainnya karena lingkup persaingannya hanya antar tetangga.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Menjelang hari pencoblosan Pilkades serentak tahap III, Polres dan Kodim 0723/Klaten menggelar apel bersama di Stadion Trikoyo, Senin (7/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo menilai potensi gesekan dalam pilkades lebih besar dibandingkan dengan pemilihan lainnya karena lingkup persaingannya hanya antar tetangga. 

Hal ini diungkapkan Kapolres pada saat apel di Stadion Trikoyo, Senin (7/10/2019), bersama Polres Klaten dan Kodim 0723/Klaten menjelang pencoblosan Pilkades serentak tahap III.

“Mulai saat ini sampaikan kepada calon kades maupun tim sukses agar menjaga situasi tetap adem ayem. Gunakan cara-cara yang baik. Apapun usahanya, takdir Allah adalah penentunya,” kata Kapolres.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Kapolres Klaten juga mengingatkan semua peserta apel untuk mewaspadai berita hoaks yang mencoba mengadu domba TNI-Polri.

“Jika pilar keamanan NKRI bisa diadu nanti repot semuanya. Yang rugi keluarga kita, anak-anak kita,” ujarnya.

Perwira lulusan akpol 1999 tersebut kemudian mengajak seluruh pihak untuk berusaha maksimal menjaga negara Indonesia tetap kondusif, khususnya di Kabupaten Klaten yang sedang melaksanakan pilkades serentak. 

Sementara Dandim Klaten Letkol Kav Minarso SIP menyampaikan bahwa sesuai undang-undang, salah satu tugas negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. 

Tak mudah untuk mewujudkan itu semua tanpa adanya soliditas TNI dan Polri sebagai institusi yang diamanahkan tugas tersebut.

Bupati Klaten Apreasiasi TNI untuk Pembangunan Fisik di Desa Kupang

TNI-Polri sebagai pilar pertahanan dan keamanan harus selalu sinergi dan solid.

Terkait pilkades nanti dirinya berharap berjalan dengan aman damai dan adil, sehingga tercipta kepercayaan masyarakat kepada aparatur negara ini yang lebih baik.

Semua unsur mulai dari level bawah diminta membangun komunikasi dengan baik, agar bisa mencegah munculnya potensi konflik yang lebih besar.

“Saya berharap koordinasi komunikasi mulai dari tingkat babinsa bhabinkamtibmas dan juga aparat desa dilaksanakan dengan baik. Sehingga setiap permasalahan yang berimplikasi ke konflik-konflik sosial dapat diminimalisir, dicegah mulai dari level bawah,” ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved