Otomotif

Saat Anak Kustom Dibikin Ambyar oleh Didi Kempot di Kustomfest 2019

Penyanyi berjuluk The Godfather of Broken Heart ini sukses menjadi pembeda di hari pertama Kustomfest 2019, Sabtu (5/10/2019) malam.

Saat Anak Kustom Dibikin Ambyar oleh Didi Kempot di Kustomfest 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Penampilan Didi Kempot di Kustomfest 2019 hari pertama, Sabtu (5/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Siapa sangka anak kustom bisa menerima musik tradisional campurasi yang dibawakan oleh Didi Kempot.

Penyanyi berjuluk The Godfather of Broken Heart ini sukses menjadi pembeda di hari pertama Kustomfest 2019, Sabtu (5/10/2019) malam.

Penyanyi asal Solo ini menjadi yang ditunggu-tunggu oleh ribuan pengunjung yang memadari outdoor stage Kustomfest 2019.

Sekira pukul 21.30 Didi Kempot dan kolega muncul diatas panggung. Lagu 'Cidro' langsung menyayat hati pengunjung yang hadir.

Perdana, Kustomfest 2019 Hadirkan Flat Track Race

Selain sad boys dan sad girls yang hadir, pecinta kustom pun larut menjadi satu dalam kempoters dadakan.

Kesedihan semakin ditambah dengan tembang-tembang andalan lainnya seperti Sewu Kuto, Pamer Bojo hingga Pantai Klayar.

"Bangga saya bisa manggung di depan anak-anak milenial dan kreatif ini. Musik tradisional bisa diterima dengan baik," kata Didi diatas panggung.

Yogyakarta tampaknya memang selalu memberi kesan bagi seniman tembang jawa ini.

Sepanjang konser, kempoters selalu bernyanyi bersama seolah ikut larut dan merasakan kesedihan dari setiap lagu yang dinyanyikannya.

Jadi Musisi Lagu Berbahasa Jawa Selama 32 Tahun, Akhirnya Cita-cita Didi Kempot Terwujud

"Yogyakarta selalu spesial. Karena Yogya adalah barometer musik di Indonesia," cetus Didi.

Tak hanya, pecinta kustom, sad boys dan sad girls yang larut, Direktur Kustomfest 2019 Lulut Wahyudi juga tampak ikut menikmati alunan musik yang cukup populer dikalangan era 90an di Jawa ini.

Didi Kempot sukses menghibur sekira 1,5 jam setelah sebelumnya digebrak melalui musik-musik bergenre lain yaknk Java Hip Hop. Foundation dan band lainnya.

"Didi Kempot ini salah satu seniman yang konsisten membawa lagu tradisional, ini ruh yang ingin kita bawa, semangat ini yang harus kita sampaikan ke anak muda bahwa kita harus kembali ke akarnya, kembali ke budaya kita sesuai tema kita Back to The Roots," tandas Lulut Wahyudi Director Kustomfest.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved