Bisnis

UMKM Didorong Ubah Strategi Bisnis Hadapi Industri 4.0

Pelaku UMKM tidak hanya perlu bersiap namun juga beradaptasi dengan perubahan di dunia usaha yang serba cepat.

Tayang:
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Suasana diskusi bertajuk Masa Depan UMKM : Bagaimana Cara Bertahan di Industri 4.0 pada Jumat (4/10/2019) di Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Revolusi industri 4.0 tidak mesti disikapi pelaku UMKM dengan mengubah bentuk usaha menjadi serba digital laiknya perusahaan rintisan (startup).

Melainkan, persiapan-persiapan mendasar dalam merespon perubahan pada masa sekarang lah yang menjadi hal utama guna bertahan menghadapi era disrupsi.

Demikian diungkapkan Yoki Sembodo, Executive Vice President dari Angon.id dalam diskusi bertajuk Masa Depan UMKM : Bagaimana Cara Bertahan di Industri 4.0 pada Jumat (4/10/2019) di Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI Yogyakarta.

Yoki menjelaskan, pelaku UMKM tidak hanya perlu bersiap namun juga beradaptasi dengan perubahan di dunia usaha yang serba cepat.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Kondisi ini mutlak dilakukan, agar perjalanan usaha tetap eksis dan membuat skala usaha kian berkembang.

Maka itu, perubahan yang pertama kali dilakukan adalah membuat skala target.

Baik itu jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

Pun yang berkaitan dengan keuntungan serta kerugian usaha, semua itu mesti dikalkulasikan untuk membuat prioritas baru saat menjalankan operasional usaha.

BBPOM Yogyakarta Dampingi UMKM dalam Aspek Kesehatan Pangan

"Usaha tanpa target jelas mustahil. Dari penentuan target untung dan rugi kita bisa tahu dimana kekurangan kita dalam mencapainya," imbuh dia.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah penentuan jenis usaha.

Wirausahawan, kata dia, mesti berpikir jernih dan menciptakan peluang usaha serta solusi dari problematika yang tengah dihadapi masyarakat.

Sehingga, solusi yang dihasilkan dalam membuat permasalahan itu tuntas kemungkinan akan menciptakan pasar yang kuat.

Dia mencontohkan sejumlah startup yang semakin tren lewat strategi itu, seperti Gojek, Traveloka, dan lainnya.

Tingkatkan Potensi UMKM dalam Menghadapi Era Revolusi Industry 4.0

"Gojek melihat ada masalah transportasi yang masih belum diselesaikan oleh banyak orang meskipun ada banyak pelaku usaha serupa di bidang itu. Kehadiran Gojek yang mengusung transportasi berbiaya terjangkau jadi solusi dan diminati," jelasnya.

Hal selanjutnya yakni membuat nilai lebih dari suatu produk usaha.

Produk yang memiliki nilai tinggi tidak akan dipermasalahkan konsumen meskipun dipatok harga selangit.

Pun demikian dengan produk yang suatu produk akan dipandang kandungan nilai dan keutamaan dari produk itu.

"Produk juga mesti punya pembeda dengan yang lain. Semisal brand, merek, maskot, atau punya keunikan tertentu. Pilih sesuatu yang bisa membuat konsumen selalu ingat dan lekat dengan produk," ulasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved