Breaking News:

Ini Penjelasan Soal Dua Pelajar di Purworejo Dikeluarkan dari Sekolah karena Ikut Demo di Magelang

Diketahui salah satu dari dua siswa kelas XI dan kelas XII SMK Purworejo ini kedapatan membawa pisau lipat saat diamankan saat aksi demo.

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Aksi unjuk rasa #MagelangBergerak di Kota Magelang diwarnai kericuhan, Kamis (26/9). Massa yang bukan dari peserta aksi menerobos masuk pagar depan DPRD Kota Magelang, melempari batu, kayu, botol kaca, bahkan molotov ke dalam halaman kantor dewan, mengarah aparat kepolisian yang tengah berjaga di depan gedung dewan. 

Ini Penjelasan Soal Dua Pelajar di Purworejo Dikeluarkan dari Sekolah karena Ikut Demo di Magelang

TRIBUNJOGJA.COM - Dua pelajar SMK di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, berinisial MAH (17) dan ATS (17), dikabarkan telah dikeluarkan oleh pihak sekolah lantaran mengikuti aksi demonstrasi di Magelang pada Kamis (25/9/2019).

Diketahui salah satu dari dua siswa kelas XI dan kelas XII SMK Purworejo ini kedapatan membawa pisau lipat saat diamankan saat aksi demo.

Saat dikonformasi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng Jumeri membantah kabar bahwa keduanya dikeluarkan dari sekolah karena ikut demo.

Jumeri menyampaikan, dua pelajar tersebut sebenarnya tidak dikeluarkan, tapi dengan kesadaran sendiri ditarik atas inisiatif dari orangtua masing-masing.

Dua pelajar itu memang sudah beberapa kali dipanggil guru bimbingan konseling (BK) karena kerap melanggar tata tertib sekolah sejak April lalu.

Sekolah sudah melakukan berbagai upaya mulai dari home visit, pemanggilan orangtua, pembinaan, hingga dibuatkan surat pernyataan tidak mengulangi lagi kepada kedua pelajar itu.

"Mereka sudah ditangani pihak sekolah sejak April, tapi berulang kali selalu dilanggar. Padahal sudah buat surat pernyataan.

Akhirnya orangtuanya dipanggil kemudian ditarik anaknya," ujar Jumeri kepada Kompas.com, Rabu (2/10/2019). Terkait terlibatnya pelajar dalam aksi demo, Jumeri mengaku tengah melakukan upaya pencegahan terhadap para siswa.

Salah satunya akan meminta perwakilan sekolah turun saat aksi demo berlangsung untuk memantau para pelajar.

"Sedang kita pertimbangkan, bisa saja nanti Wakasek turun saat demo untuk mengawasi kalau ada siswa yang melihat gurunya, pasti mereka akan pulang," ujar Jumeri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Pelajar Dikeluarkan dari Sekolah karena Ikut Demo, Ini Penjelasannya"

Editor: Rina Eviana
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved