Mourinho Ungkap Masa Depan Melatihnya Tidak di Italia
Jose Mourinho tidak mengharapkan karier kepelatihan selanjutnya di Italia, meski pernah meraih kesuksesan yang fenomenal bersama Inter Milan.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Jose Mourinho tidak mengharapkan karier kepelatihan selanjutnya di Italia, meski pernah meraih kesuksesan yang fenomenal bersama Inter Milan.
Pria berusia 56 tahun itu memenangkan lima penghargaan utama selama dua musim di San Siro, termasuk treble bersejarah pada 2010 yang berakhir dengan kemenangan 2-0 melawan Bayern Munich di final Liga Champions.
Mourinho mengisyaratkan setelah kemenangan di Santiago Bernabeu itu akan menjadi pertandingan terakhirnya dan dia secara resmi kurang dari seminggu kemudian mengambil alih Real Madrid.
Dia bertahan tiga tahun di Madrid dan sejak itu mengalami nasib yang sama di Chelsea dan Manchester United, dipecat.
Sejumlah klub telah dikaitkan dengan Mourinho dalam sembilan bulan sejak itu, termasuk mantan petinggi Inter sebelum penunjukan Antonio Conte pada bulan Mei. Namun ia menyatakan tidak memiliki rencana untuk kembali ke Serie A.
"Masa depan saya? Saya tidak berpikir akan ada di Italia," katanya kepada acara TV Italia Tiki Taka.
"Setelah [final di] Madrid, jika saya kembali ke San Siro untuk merayakan, saya tidak akan pernah meninggalkan Inter. Ketika Anda mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga, itu adalah hal yang sulit untuk dihadapi.
"Malam itu saya sudah tahu akan pergi, saya tidak bisa mengatakan tidak kepada Real Madrid untuk ketiga kalinya."
Inter telah memulai awal yang baik untuk musim ini di bawah Conte, dengan enam kemenangan dari enam ke Serie A atas jelang bentrokan akhir pekan depan melawan Juventus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelatih-jose-mourinho.jpg)