Breaking News:

Bantul

Kemarau Panjang, Kebakaran di Bantul Meningkat, Hingga Akhir September Sudah 149 Kasus

Kemarau Panjang, Kebakaran di Bantul Meningkat, Hingga Akhir September Sudah 149 Kasus

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api yang membakar gudang kayu di Sudimoro, Sewon, Bantul, Minggu (15/9/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kasus kebakaran di Kabupaten Bantul selama musim kemarau terus mengalami peningkatan.

Hingga akhir September 2019 saja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya sudah ada 149 kasus kebakaran.

"Kebakaran di Bantul sehari bisa dua sampai tiga kali dalam durasi waktu yang berbeda," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto, ditemui Senin (30/9/2019)

Menurut dia, dari 149 kasus kebakaran di Bantul, sebanyak 60 persen terjadi di area lahan dan 40 persen di perumahan.

Adapun luasan lahan yang terbakar di masing-masing titik menurutnya variatif dari luasan kecil hingga luasan lahan besar mencapai lima hektar.

Lampu Penerangan Mati, Taman Paseban Bantul Jadi Tempat Favorit Muda-mudi Pacaran

Untuk dugaan penyebab kebakaran, menurut Dwi, kebakaran bisa sampai terjadi area lahan ataupun pekarangan diduga kuat karena sengaja dibakar oleh sang pemiliknya saat membakar sampah.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi kebiasaan membakar sampah di musim kemarau.

"Bakar sampah boleh saja asalkan di tempat aman dan dijaga. Jangan ditinggal sebelum api padam," katanya.

Sementara untuk penyebab kebakaran di area pemukiman ataupun rumah penduduk, kata Dwi umumnya disebabkan karena faktor kelalain manusia. Bisa karena lupa mematikan kompor maupun konsleting listrik.

Lampu Penerangan Mati, Taman Paseban Bantul Jadi Tempat Favorit Muda-mudi Pacaran

"Kadang Ibu-ibu masak kemudian di tinggal pergi. Itu bisa jadi kebakaran. Atau bisa juga karena hubungan arus pendek listrik. Penggunaan material listrik yang tidak standard. Itu juga jadi penyebab kebakaran," terang dia.

Sekadar Informasi, BPBD Bantul melalui satuan tugas pemadam kebakaran saat ini memiliki empat pos Damkar. Meliputi pos Induk, pos Imogiri, Pos Banguntapan dan pos Kasihan.

Jumlah anggota satgas pemadam kebakaran saat ini berjumlah 65 personel. Mereka bergantian tugas untuk siap memadamkan api saat kebakaran terjadi.(Tribunjogja I Ahmad Syarifudin)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved