Nasional

Mahfud MD Sebut Pengeluaran Perppu RUU KPK Punya Risiko

Mahfud MD menilai kebijakan untuk mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) RUU KPK yang menjadi polemik adalah jalan paling baik.

Mahfud MD Sebut Pengeluaran Perppu RUU KPK Punya Risiko
TRIBUNJOGJA.COM / Agung Ismiyanto
Mantan Ketua MK, Mahfud MD 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Mantan Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai kebijakan untuk mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) RUU KPK yang menjadi polemik adalah jalan paling baik.

Meskipun, pengeluaran Perppu oleh Presiden ini tentu ada dampak dan risikonya.

“Jalan yang dianggap paling baik adalah memang keluarkan Perppu karena bisa tidak berlaku dulu sampai pembahasan lebih lanjut. Resikonya apa jika DPR menolak, tetapi Presiden sudah menunjukkan sikapnya merespon perkembangan terakhir ini,” tegas Mahfud saat ditemui di Kepatihan, Jumat (27/9/2019).

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Mahfud menjelaskan, pada saat bertemu dengan sejumlah tokoh di istana negara, Kamis (26/9/2019) lalu, Presiden Jokowi memang sempat bertanya terkait risiko penolakan dari DPR.

“(Presiden) bertanya gimana kalau nanti DPR menolak kepada tokoh datang. Kami jawab presiden bersama kami dan rakyat. Rakyat akan ngawal,” papar Mahfud.

Pada saat Perppu dikeluarkan, kemudian ada jeda waktu dan menunggu suasana yang baik untuk membicarakan isi atau substansinya.

Mahfud pun menyebut, dampak pengeluaran Perppu revisi RUU KPK jauh lebih kecil dari dua alternatif lainnya.

Selain mengeluarkan Perppu, beberapa opsi lain adalah soal legislatif review.

Opsi ini, kata Mahfud sama dengan UU MD3 dan UU APBN, yakni disahkan kemudian dibahas revisi UU yang disahkan.

Haedar Nashir Nilai Penundaan Pembahasan RUU Sudah Tepat

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved