Ramen dan Ramyeon yang Perlu Kamu Tahu, Disangka Sama Padahal Beda

Ramen dari Jepang dan Ramyeon dari Korea sering disangka mirip, padahal dua mi ini memiliki perbedaan. Apa bedanya? Yuk cari tahu di sini!

Tayang:
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Iwan Al Khasni
www.youtube.com/tvN DRAMA
Im Yoona di drama "K2" yang ditayangkan oleh tvN tahun 2016. 

Mahasiswa yang ingin ramen dekat lembah UGM, Kimochi Ramen bisa menjadi pilihan.

Kedai ini di Jalan Lembah UGM, Karangmalang Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY.

5. Sushi Story

Sushi Story dapat dijumpai di Jalan Affandi no.37, Soropada, Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Meski namanya sushi, makanan jepang berbentuk nasi kepal yang bagian luarnya dilapisi rumput laut.

Namun, kedai ini juga menyediakan ramen sebagai menunya.  ( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )

Kunci Menikmati Ramen

Menyantap ramen agar lebih nikmat memang disarankan untuk diseruput.

Cara makan ini diadaptasi dari cara makan ramen di Jepang, yang disebut Zuzutto.

Zuzutto dianggap sebagai kunci dalam makan ramen agar kenikmatan yang dirasakan lebih maksimal.

Direktur Ippudo Ramen Indonesia, Amanda Sihombing menjelaskan, ketika menikmati ramen dengan cara tersebut kita akan merasakan ramen dan sup secara bersamaan.

Sehingga, kompleksitas rasa akan menyebar dalam mulut kita.

"Jadi, kalau makan mie biasanya kita ambil mienya, ditaruh di sendok lalu dicelupkan ke kuah baru kemudian dimakan. Seharusnya, kita ambil mienya diseruput. Bukan digigit," kata

Amanda dikutip dari laman Kompas.

Untuk memaksimalkan kenikmatan Ippudo juga menyarankan agar ramen langsung disantap ketika baru disajikan dan masih panas.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved