Yogyakarta
Peduli Kekeringan, Alumni Bahasa Inggris UNY Salurkan Bantuan Air Bersih di Bantul
Alumni Bahasa Inggris Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Lintas Angkatan menyalurkan bantuan air bersih di Padukuhan Karang Kulon, Desa Wukirsari, Ke
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Alumni Bahasa Inggris Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Lintas Angkatan menyalurkan bantuan air bersih di Padukuhan Karang Kulon, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Bantul, Senin (23/9/2019).
Bantuan air tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang mengalami kekeringan.
"Kami merasa terpanggil melihat penderitaan saudara-saudara kita yang mengalami kekeringan. Meskipun bantuan ini sedikit, kami berharap bisa bermanfaat untuk semuanya," kata Ketua tim bakti sosial, Drs Sutanto.
• Harhubnas ke-48, Dinas Perhubungan Bantul Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Dlingo dan Imogiri
Ia mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilakukan oleh teman-teman alumni Bahasa Inggris UNY Lintas Angkatan.
Menurut dia, bakti sosial diprioritaskan sesuai kebutuhan yang mendesak dan diperlukan oleh masyarakat.
Adapun bakti sosial tahun ini, Sutanto menilai kebutuhan air bersih saat musim kemarau sangat dibutuhkan.
"Maka kami salurkan bantuan air bersih. Karena air bersih ini yang kami anggap paling urgent," terang dia.
Lanjutnya, Sutanto mengatakan tahun ini alumni Bahasa Inggris UNY menyalurkan sedikitnya 80 tangki air bersih.
Bantuan tersebut disalurkan di Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul. Masing-masing 40 tangki.
• Yayasan GPC Salurkan Bantuan Air Bersih di Kajor Kulon Bantul
"Mudah-mudahan bantuan air ini dapat meringankan masyarakat," harap dia.
Salah satu warga setempat, Warti mengaku sangat bersyukur adanya bantuan air bersih.
Ia mengatakan di Padukuhan Karang Kulon, terutama di RT 03, sejak musim kemarau datang air di sumur mengering.
Hanya ada satu sumur yang saat ini menjadi andalkan warga.
Alhasil, agar bisa mendapatkan air bersih warga terbiasa antre bahkan sampai berjam-jam.
"Kami disini antre kalau mau ambil air. Kadang bisa berjam-jam. Karena satu sumur untuk 30-an Kepala Keluarga. Ada bantuan air ini, kami sangat bersyukur dan senang," kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/alumni-bahasa-inggris-uny-lintas-angkatan-menyalurkan-bantuan-air-bersih.jpg)