Pendidikan

LL Dikti Wilayah V Rombak Cara Kerja Pelayanan

Ketua LL Dikti Wilayah V, Didi Achjarie menjelaskan, perubahan sendiri mulai dilakukan di tingkat internal. Selain itu juga pada tingkat evaluasi.

LL Dikti Wilayah V Rombak Cara Kerja Pelayanan
oregoned.org
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk mempercepat pengajuan kenaikan jabatan fungsional bagi dosen yang selama ini dinilai masih lamban, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V (LL Dikti Wilayah V) mulai melakukan berbagai upaya untuk merombak cara kerja pelayanan.

Ketua LL Dikti Wilayah V, Didi Achjarie menjelaskan, perubahan sendiri mulai dilakukan di tingkat internal.

Selain itu juga pada tingkat evaluasi.

Menurutnya, untuk cara kerja sebelumnya dilakukan dengan cara satu per satu hasil dari tim reviewer dinilai lalu dibahas dalam sidang pleno.

Sedangkan pada cara kerja baru lembaganya hanya akan membahas yang perlu dibahas dan membutuhkan pencermatan lebih lanjut.

Menristek Dikti : 96 Perguruan Tinggi di Indonesia Raih Akreditasi A, 20 di Antaranya di Jawa Timur

"Kalau sudah tidak perlu dicermati, tidak ada masalah, lanjut ke tahapan berikutnya. Jadi itu yang lamanya pengajuan tinggal kenangan, dengan sistem administrasi yang sekarang, tidak terjadi lagi," terangnya beberapa hari lalu

Sedangkan untuk pengajuan secara daring, ia akui memang telah diterapkan, sesuai dengan aturan yang berlaku di Kemenristekdikti.

Didi menjelaskan, tujuan perubahan ini sendiri yakni untuk mempercepat jangka waktu proses pengajuan hingga diraihnya jabatan baru.

Dia juga membenarkan lambannya proses pengajuan kenaikan jabatan fungsional dosen di masa-masa sebelum ini.

Bahkan, dia sendiri pernah mendengar keluhan dosen yang pengajuan kenaikan pangkatnya begitu lama tak terdengar kabarnya.

Namun, Didi sedikit menyesalkan, ada segelintir pihak yang mengeluhkan LL Dikti seakan mempersulit proses pengajuan itu, yang mana sebenarnya tidak ada proses mempersulit yang dimaksudkan.

Daftar Kampus di DI Yogyakarta yang Masuk Daftar 100 Perguruan Tinggi Terbaik Kemenristekdikti 2019

"Tidak ada proses mempersulit. Kami terus berusaha melayani dengan lebih baik lagi," katanya.

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) DIY, Kasiyarno beberapa saat lalu mengungkapkan, untuk proses percepatan kenaikan jabatan fungsional dosen, pihaknya telah sepakat dengan LL Dikti Wilayah V untuk membangun sistem terkait pengajuan kenaikan jabatan fungsional.

Menurutnya, cara kerja lama yang bisa memakan waktu sampai berbulan-bulan bahkan satu tahun baru ada kabar, dengan cara kerja baru maka paling lambat dua bulan sudah ada informasi pengajuan.

"Sebelumnya dikumpulkan dengan hardcopy, besok dengan daring. Jadi, kalau selama ini proses setengah tahun, satu tahun baru dapat kabar. Ke depan, secara daring paling lambat dua pekan dosen sudah dapat informasi," ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved