Liga 1

LINK Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs Semen Padang, Pesan untuk Bobotoh

Live Streaming Indosiar malam ini menyajikan laga Persib Bandung vs Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 Indonesia, pukul 18.30 WIB.

Editor: Yoseph Hary W
ferdyan adhy nugraha/tribun jabar
Bobotoh saat menyaksikan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (7/3/2019). Bobotoh mendesak Miljan Radovic mundur setelah Persib kalah 3-2 di laga itu. 

LINK Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs Semen Padang, Pesan untuk Bobotoh

Live Streaming Indosiar malam ini menyajikan laga Persib Bandung vs Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 Indonesia, pukul 18.30 WIB. 

----> Informasi LINK Live Streaming Persib Bandung vs Semen Padang di akhir berita

Bobotoh saat menyaksikan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (7/3/2019). Bobotoh mendesak Miljan Radovic mundur setelah Persib kalah 3-2 di laga itu.
Bobotoh saat menyaksikan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (7/3/2019). Bobotoh mendesak Miljan Radovic mundur setelah Persib kalah 3-2 di laga itu. (ferdyan adhy nugraha/tribun jabar)

LINK Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs Semen Padang, Gol Ghozali Siregar

Jelang laga, Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menyampaikan pesan untuk para bobotoh.

Ia meminta kepada pecinta sepak bola Indonesia khususnya bobotoh untuk tidak saling balas dendam.

Robert Alberts mengatakan bahwa kejadian pelemparan atau intimidasi yang diterima para pemain Persib di beberapa tempat seperti Malang, Jakarta, dan Bogor tidak dibalas oleh bobotoh.

"Saya ingin menyampaikan pesan yang kuat ke khalayak ramai, khususnya kepada semua yang ada di Bandung karena Persib Bandung sudah tidak diperlakukan tidak baik ketika kita bertandang ke Malang dan kita juga tidak diperlakukan dengan baik ketika ke Bogor,

kita tidak diperlakukan dengan baik ketika kita ke Jakarta dan ini harusnya tidak terjadi," ujar Robert Alberts dalam video yang diunggahnya di chanel Youtube resminya, Selasa (17/9/2019).

"Setiap kali jika terjadi sesuatu, saya langsung melihat di media sosial sesuatu tentang balas dendam ketika tim tiba di sini.

Tolong izinkan saya memberitahukan anda bahwa kita orang-orang yang terlibat di lapangan, orang-orang yang terlibat di latihan sehari-hari, orang-orang yang terlibat membawa sepak bola ke level selanjutnya,

kita ingin membuat segalanya jelas buat pendukung kita, bobotoh dan juga buat para suporter lainnya," katanya.

Robert Alberts menegaskan bahwa bobotoh tidak boleh membalas perlakuan suporter lawan karena pemain sendiri yang akan melakukannya di pertandingan dalam ranah fair play.

"Mereka seharusnya tidak balas dendan dalam bentuk apapun mereka seharusnya tidak berfikir untuk melakukan pembalasan,

kita akan melakukannya di lapangan dua tim bertanding di lapangan untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan wasit yang baik menyebutnya fairplay," ucapnya.

"Jadi biarkan tim melakukan pekerjaannya di lapangan dan biarkan para pendukung menikmati pertandingannya bersama-sama," ucapnya.

Pelatih asal Belanda ini pun ingin para bobotoh bisa menyambut baik tim lawan dengan tidak melakukan hal-hal yang mengancam keselamatan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved