Liga Indonesia

Laga Ditunda, PSIM Yogyakarta Bisa Maksimalkan Persiapan

Lini depan dan pertahanan pasukan Aji Santoso boleh dibilang jadi salah satu faktor utama minornya pencapaian Laskar Mataram.

Laga Ditunda, PSIM Yogyakarta Bisa Maksimalkan Persiapan
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, memberi instruksi pada anak asuhnya pada latihan terakhir jelang laga kontra Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (14/8/2019) silam 

TRIBUNJOGJA.COM - PSIM Yogyakarta mengalami masalah pelik dalam beberapa partai terakhir di Liga 2 2019.

Lini depan dan pertahanan pasukan Aji Santoso boleh dibilang jadi salah satu faktor utama minornya pencapaian Laskar Mataram.

Cukup ironis memang, tim sekelas PSIM Yogyakarta yang musim ini memiliki banyak pemain berlabel jebolan Liga 1 justru memiliki grafik permainan yang kian menurun.

Tercatat, perombakan besar-besaran yang dilakukan di paruh kompetisi baru membuahkan satu kemenangan lawan Persiba Balikpapan, sedangkan tiga partai lainnya dipaksa tumbang kontra Mitra Kukar, Persik Kediri, dan teranyar di kandang PSBS Biak.

BREAKING NEWS : Resmi Ditunda, Laga PSIM Yogyakarta vs Persatu Tuban Bakal Dijadwalkan Ulang

Nah, ditundanya pertandingan kandang lawan Persatu Tuban pada lanjutan Liga 2 2019 yang sedianya digelar di Mandala Krida, Kamis (19/9/2019) lantaran pertimbangan faktor keamanan harus bisa dimaksimalkan.

Tidak bisa dipungkiri, PSIM mendapat waktu recovery yang lebih panjang berkat penundaan jadwal ini, setidaknya untuk memperbaiki performa tim untuk mengamankan tiga poin kala menjamu Madura FC, Senin (23/9/2019) mendatang.

"Sebenarnya kita dirugikan dengan situasi ini seharusnya ini kita dua kali main home. Tapi dengan penundaan jadwal ini, kita hanya main satu home. Disisi lain dari sisi recovery yang lebih panjang jadi keuntungan," kata pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, Rabu (18/9/2019).

Posisi PSIM Yogyakarta Tertahan di Peringkat Tiga Seusai Kalah dari PSBS Biak

Jeda waktu yang cukup panjang ini banyak pekerjaan rumah yang Aji ingin benahi utamanya yaitu rapuhnya serta tumpulnya lini depan.

Bukan tanpa sebab, gawang Laskar Mataram sudah bobol 6 kali dari empat laga.

Lini depan mereka juga seakan tumpul.

Tanpa suplai bola mumpuni, hanya 3 gol saja yang dicetak PSIM sepanjang putaran kedua.

"Evaluasi masih sama, pertahanan dan penyerangan yang kita perbaiki karena lawan PSBS permasalahan di pertahanan baik gelandang maupun pemain belakang," pungkas Aji.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved