Family
Peran Ganda Orang Tua: Karir dan Keluarga
Peran ganda sebagai ayah atau ibu sekaligus berkarir di luar rumah kerap dilakoni mereka kaum urban.
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peran ganda sebagai ayah atau ibu sekaligus berkarir di luar rumah kerap dilakoni mereka kaum urban.
Hal ini bukan semata-mata karena tuntutan kebutuhan finasial melainkan mencangkup kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial.
Hal ini diakui oleh Andriani Sukmawati, perempuan yang saat ini masih nyaman menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita karir.
Sukma enggan menyebut bahwa dirinya hanya mengejar karir belaka untuk mencukupi kebutuhan keluarga namun rupanya juga untuk memenuhi kebutuhannya bersosialisasi.
Dirinya tak bisa membayangkan ketika harus di rumah sebagai ibu rumah tangga, sekalipun bisa menjalankan bisnis online dari rumah.
• Ratih Puspita Pilih Konsisten di Dunia Tarik Suara
Sukma merasa belum bisa meninggalkan rutinitas bertemu banyak orang, ngobrol dan bekerja secara tim.
Bagi Sukma, logika yang digunakan justru saat ia bekerja kantoran, sekaligus merupakan caranya untuk tetap memiliki waktu sendiri atau saat ini lazim diungkapkan dengan istilah me time.
"Kalau boleh jujur, ketika di rumah, sebagai perempuan, pekerjaan rasanya tak pernah selesai, ada saja, ini yang membuat aku berpikir, di kantor inilah aku ngga hanya bekerja ternyata ini juga sekaligus tempat menimati waktu untuk diri sendiri dan itu sangat penting bagiku biar selalu berpikir positif," kata Sukma.
Senada diungkapkan Kinanti, perempuan yang bekerja penuh di sebuah Hotel di Yogyakarta ini juga menjalankan peran ganda sebagai wanita karir serta ibu bagi anak semata wayangnya.
Bagi Kinanti, masing masing orang tua, baik ibu maupun bapak memiliki prioritas yang membuat nyaman sehingga harus memutuskan apakah berkarir di luar rumah atau cukup bekerja di rumah.
Kinanti sendiri mengakui, sampai saat ini ia masih nyaman berkarir di luar rumah dengan bekerja kantoran.
• 5 Rekomendasi Tempat Wisata Jogja Murah Meriah dan Hits, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan
Meskipun diakuinya kadang kala emosinya masih terbawa sampai rumah ketika ada kendala di kantor.
"Pintar pintar kita mengatur waktu saja. Kapan kita harus sediakan waktu untuk anak kita dan kapan kita konsentrasi untuk pekerjaan kantor. Dua duanya bisa saling melengkapi mendukung sehingga kita yang menjalani dan orang rumah juga kena imbas positif," kata perempuan yang sudah beberapa tahun ini single parent.
Bagi Kinanti, apalagi posisi single parent seperti dirinya ia maknai sebagai sebuah kesempatan untuk bisa berusaha lebih baik lagi demi anak semata wayangnya.
Peran sebagai ibu tetap ia jalankan tanpa merasa kecil hati dan di satu sisi ia tetap bisa berkarir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/faber-castell-menghadirkan-kegiatan-familyartcompetitions_20180502_201742.jpg)