Boy dan Epison, Dua Pemuda Papua yang Gabung dalam Baksos Bareng Polda di Gunungkidul
Boy adalah anak seorang Petani, kesempatan untuk melanjutkan SMA di Yogya merupakan sesuatu yang tidak pernah dibayangkannya.
TRIBUNJOGJA.COM - Namanya Boy Kiwak dan Epison. Dua pemuda Papua ini merasakan tantangan harus tinggal jauh dari orangtua demi cita-cita mulia.
Boy adalah anak seorang Petani, kesempatan untuk melanjutkan SMA di Yogya merupakan sesuatu yang tidak pernah dibayangkannya.
Walaupun anak tunggal, Boy tidak ingin menjadi anak manja. Ketika ada panggilan dari Pemerintah Daerah Papua, Boy langsung siap.
Bersama Boy dan Epison, ada dua pemuda Papua lainnya yang sekolah di SMA Negeri 1 Depok.
Boy dan Epison Sabtu (14/9/2019) berkesempatan ikut dalam Bakti Sosial Polda DIY di Dusun Tungu, Girimulyo, Panggang, Gunungkidul.
Dalam Bakti Sosial ini, Boy dan Epison sangat tertarik melihat suasana perbukitan di Panggang.
Menurut Boy, perbukitan di Panggang sama seperti di daerahnya. Bedanya di sana hijau, sedangkan di Panggang daerahnya kering.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, SIK, MSc saat berbicara di depan 50-an warga Tungu yang ikut dalam Bakti Sosial tersebut menyampaikan bahwa Boy dan Epison ini merupakan putra Papua yang merasa bersyukur bisa menempuh pendidikan SMA di Yogya.
Saat ditanya tentang cita - cita mereka, Boy dengan tegas ingin studi di bidang politik. Menurut Boy, dengan bidang politik, dia ingin mensejahterakan masyarakat di daerahnya.
"Saya ingin berkarir di bidang politik atau pemerintahan," tutur Boy.
Sedangkan Epison, ingin meneruskan studi Ilmu Hukum, atau ke Administrasi Negara.
"Kami ingin meneruskan kuliah di sini," jelas Epison.
Sekalipun masih SMA, visi Epison dan Boy ini sudah menunjukkan kecintaan mereka pada masyarakat.
Epison menuturkan, dengan bidang ilmu hukum dia ingin membuka wawasan kesadaran hukum masyarakat.
Keduanya sepakat, bahwa pengalaman keluar daerah di usia yang sangat muda ini merupakan pengalaman berharga dan tidak tergantikan. Bisa berinteraksi dengan masyarakat Jogja.
"Bahkan teman - teman sekolah sering main ke asrama," jelas Boy.
Keduanya sangat menikmati saat terlibat langsung dalam bakti sosial tersebut.
Tidak jarang, Boy dan Epison sampai tertawa bersama warga Tungu, saat mendengarkan Tausiyah yang disampaikan Brigadir M Yusuf.
Bagi keduanya, bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini menambah wawasan dan pengalaman sebagai anak rantau. (rls)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/baksos-polda-diy.jpg)