Kulon Progo

Pejabat Kulon Progo Diteror SMS Penipuan, Pelaku Catut Nama Wartawan

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pun resah karena menjadi sasaran aksi orang tak bertanggungjawab tersebut.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Upaya penipuan dengan mencatut nama wartawan terjadi di Kulon Progo.

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pun resah karena menjadi sasaran aksi orang tak bertanggungjawab tersebut.

Dalam hal ini, pelaku telah mencatut nama wartawan Tribun Jogja, Singgih dan wartawan media lain di Yogya, Hendri.

Modus pelaku adalah mengirimkan pesan singkat (SMS) maupun telepon kepada sejumlah pejabat dengan dalih ada wartawan yang sedang sakit dan meminta sumbangan dana untuk operasi kelenjar getah bening di RSUP dr Sardjito Yogyakarta.

Status Terbaru Fatya Ginanjarsari setelah Tercatut Kasus Prostitusi Surabaya

Para pejabat diminta untuk mengirimkan dana melalui nomor rekening yang disebut sebagai anggota keluarga wartawan bersangkutan.

Ketika permintaan itu tak direspons pejabat bersangkutan, pelaku justru marah-marah lalu menghujat dengan kata-kata tak pantas.

Aksi ini sudah dilakukan pelaku kepada sejumlah pejabat di lingkup Dinas Perhubungan dan Dinas Pertanian dan Pangan setempat sejak Rabu (11/9/2019).

Kepala Bidang Angkutan dan Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kulon Progo, Hera Suwanto mengatakan SMS itu dikirimkan kepada hampir semua kepala bidang dan kepala seksi di instansinya.

Beruntung, ia sempat mengkonfirmasikannya kepada wartawan lain sehingga tidak terjebak tipuan tersebut.

"Karena curiga, saya tanya ke wartawan lain dan ternyata kabar itu tidak benar, tidak ada yang sakit,"kata Hera, Jumat (13/9/2019).

DInas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo sebagai instansi mitra kerja para wartawan yang bertugas di Kulon Progo pun kebanjiran pertanyaan dari sejumlah pejabat atas aksi upaya penipuan tersebut.

Sekretaris Diskominfo Kulon Progo, Heri Darmawan menyebut banyak pejabat eselon II hingga IV yang menanyakan padanya atas kebenaran isi SMS yang disebar pelaku tersebut.

Setelah mengonfirmasi langsung pada para wartawan yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK), ia mendapat kepastian bahwa kabar itu tidak benar sekaligus sebuah upaya penipuan dari pihak tertentu.

Kronologi Terungkapkan Penipuan oleh Polisi Gadungan, Tipu Kekasih Hingga Rp 50 Juta

"SMS itu adalah sebuah upaya penipuan. Kami langsung sebarkan informasi ini ke beberapa grup Whatsapp di lingkungan Pemkab Kulon Progo untuk mengabaikannya,"kata Heri.

Ketua PWK, Asrul Sani menyebut upaya penipuan dengan mengatasnamakan wartawan itu sangat merugikan dan merusak nama baik profesi yang dilindungi Undang-undag ini.

Ia mengimbau para pejabat, aparat sipil negara, maupun masyarakat umum untuk tidak menanggapi isi SMS tipuan tersebut.

Sampai saat ini, semua anggota PWK dalam kondisi sehat dan menjalankan tugasnya secara profesional.

Jika ada keraguan terkait identitas wartawan di lapangan, ia mengimbau masyarakat bisa menghubungi Media Center Kulon Progo.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved