Liga Indonesia

Menang di Markas Semen Padang, Pelatih PSS : Kami Beruntung

Dengan tambahan 3 poin ini, Super Elang Jawa pun sukses menjaga posisinya di papan atas klasemen sementara, dengan catatan 27 angka dari 18 pertanding

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNPADANG / Rezi Azwar
Laga di Stadion GOR H Agus Salim (GHAS) Padang, Jumat (13/9/2019) sore, tempo pertandingan berjalan lumayan cepat. 

TRIBUNJOGJA.COM, PADANG - PSS Sleman mengawali putaran dua Liga 1 2019 dengan raihan sempurna. Bertandang ke markas Semen Padang, di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Jumat (9/13/2019) sore, Laskar Sembada berhasil memetik kemenangan tipis 0-1.

Gol tunggal PSS dilesakkan oleh gelandang belia Sidik Saimima, pada menit ke-83.

Dengan tambahan 3 poin ini, Super Elang Jawa pun sukses menjaga posisinya di papan atas klasemen sementara, dengan catatan 27 angka dari 18 pertandingan yang telah dilakoni.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro pun menyebut, dewi fortuna menaungi anak asuhnya, hingga mampu memenangkan pertandingan kali ini.

Apalagi, hampir di sepanjang 90 menit, terutama di babak pertama, skuat Laskar Sembada memang lebih banyak tertekan.

Kalahkan Semen Padang, Pelatih PSS Sleman Sebut Timnya Beruntung Bisa Menang

"Ya, yang pasti kami beruntung, karena secara ball possesion kami jelas kalah. Tapi, inilah sepakbola, kami beruntung sekali, di menit-menit akhir sanggup mencetak gol," terangnya.

Hanya saja, pemegang lisensi kepelatihan AFC Pro itu mengaku belum puas dengan performa Ikhwan Ciptadi dan kawan-kawan.

Ia tidak menampik, absennya dua penggawa di lini tengah, yakni Brian Federico Ferreira dan Dave Mustanie, sangatlah berpengaruh.

"Kehilangan pemain seperti Brian dan Dave, membuat lini tengah kami tidak begitu jalan. Selain faktor cuaca dan lapangan yang keras ya, itu jadi evaluasi kami, tim ini butuh banyak pembenahan. Tapi, dalam kompetisi, yang penting kita bisa menang," tandasnya.

Video Cuplikan Gol PSS Sleman ke Gawang Semen Padang Lewat Kaki Sidik Saimima, Gocek Dikit Lalu Gol!

Pertandingan berlangsung dengan tensi sedang sejak awal pertandingan. Kedua klub tampak bermain hati-hati sembari mempelajari skema lawan.

Akan tetapi, ball possesion jauh lebih dominan di kaki tim tuan rumah, meski kesulitan menembus final third.

Lini tengah PSS yang digalang gelandang ekspatriat Guilherme Batata pun terlihat begitu cerdik mengatur tempo permainan, sehingga Semen Padang otomatis turut terdikte dan tidak mampu menemukan puncak performanya di sepanjang babak pertama.

Namun, sebuah kelengahan para pemain PSS di menit ke-36, hampir menimbulkan petaka.

Ya, serangan yang dibangun Yu Hyun Koo berhasil porak-porandakan lini belakang tim tamu.

Beruntung, shoot Irsyad Maulana dari luar kotak penalti hanya membentur tiang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved