UPDATE Viral Siswa Gunungkidul Bawa Sabit ke Sekolah karena HP Disita, Dianggap Kenakalan Biasa

UPDATE Viral Siswa Gunungkidul Bawa Sabit ke Sekolah karena HP Disita, Dianggap Kenakalan Biasa

UPDATE Viral Siswa Gunungkidul Bawa Sabit ke Sekolah karena HP Disita, Dianggap Kenakalan Biasa
IST
UPDATE Viral Siswa Gunungkidul Bawa Sabit ke Sekolah karena HP Disita, Dianggap Kenakalan Biasa 

UPDATE Viral Siswa Gunungkidul Bawa Sabit ke Sekolah karena HP Disita, Dianggap Kenakalan Biasa

TRIBUNJOGJA.COM - GR (14), siswa SMP di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, mengejar salah seorang guru membawa sabit.

Wali kelas tempat GR belajar memaklumi tindakan siswa tersebut sebagai kenakalan remaja.

"Iya betul saya sendiri (dalam video)," kata wali kelas 8, Estuarso seusai mediasi di Mapolsek Ngawen Rabu (11/9/2019). 

Peristiwa itu terjadi pada hari Jumat (6/9/2019) sehari setelah ponsel milik GR disita oleh guru.

Pada Kamis (5/9/2019), guru mata pelajaran Seni Budaya Konseling (SBK) Najib Mapasa menyita ponsel GR dan langsung menyerahkannya ke Estuarso sebagai wali kelas.

"Siswa datang membawa sabit, kami dan guru yang menyita menyadari ini masalah HP  ingin dikembalikan lalu HP kami kembalikan, untuk nanti proses berikutnya lain hari," ucapnya.

Dalam video berdurasi 29 detik, tampak guru ketakutan menyaksikan remaja menggunakan kaos warna merah, dan celana panjang cokelat, membawa sebilah sabit.

 "Wis tak balekke HP -mu (sudah, ini saya kembalikan HP-mu)," ujar pria yang tengah merekam video, sembari mengambil sebuah benda yang diduga HP di tasnya. 

Estuarso yang diketahui guru itu langsung memberikan ponsel yang dibawanya dengan melempar ke lantai.

Halaman
12
Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved