Breaking News:

Rencana Penerapan Program Jogja Smart Province, Diskominfo DIY Bakal Edukasi Warga

Diskominfo DIY berencana menerapkan program Jogja Smart Province (JSP) di Sumbu Filosofi dari kawasan Tugu Pal Putih hingga Panggung Krapyak.

Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Ronny Primantoro Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY (bertopi) bersama Gojek di Loop Station Yogyakarta saat jumpa media terkait Pagelaran TIK belum lama ini 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebelum akhir tahun 2019, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY berencana menerapkan program Jogja Smart Province (JSP) di Sumbu Filosofi dari kawasan Tugu Pal Putih hingga Panggung Krapyak.

Menyukseskan program yang dijadikan pilot project ini, pihak Diskominfo DIY akan melakukan sejumlah kegiatan diantaranya menyiapkan masyarakatnya dengan edukasi dan literasi.

Ronny Primantoro Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY menyebut masyarakat perlu disiapkan untuk menyambut diterapkannya JSP ini.

"Masyarakat perlu kita didik untuk bagaimana memanfaatkan teknologi informasi secara optimal, tidak hanya untuk keperluan media sosial saja tapi lebih dari itu," kata Ronny saat dijumpai media sebelum acara Seminar Nasional Teknologi sebagai rangkaian acara Pagelaran TIK yang diselenggarakan di Eastparc Hotel Yogyakarta, Selasa (10/9/2019).

Ronny berharap dengan adanya JSP ini masyarakat sekitar bisa memperoleh keuntungan baik dari segi layanan maupun ekonomi. Menurut Ronny, penggunaan teknologi informasi tak terbatas pada media sosial saja namun bisa dimanfaatkan untuk hal-hal produktif lainnya yang lebih bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Namun pihaknya sadar betul akan tantangan tersebut. Pihaknya juga menggandeng sejumlah pakar dan instansi pendidikan untuk membantu memberikan wawasan serta edukasi bagi masyarakat sekaligus memberi pelatihan.

"Makanya kita ingin membuka wawasan dan mendidik masyarakat, meliterasi mereka supaya masyarakat mampu menggunakan teknologi informasi lebih bijak lebih cerdas," bebernya.

Soal sumber daya, pihaknya tak meragukam kualitas yang ada di DIY. Kata Ronny, Yogyakarta tak pernah kekurangan pakar IT. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perguruan tinggi yang menawarkan program studi Teknologi Informasi.

"Di Yogyakarta ada lebih dari 100an perguruan yang menawarkan program studi teknologi informasi nah itu yang harus kita manfaatkan," tambahnya.

Selain itu, lanjut Ronny, potensi masyarakat yang sudah bersinggungan langsung dengan internet turut membantu proses edukasi dan adaptasi kepada masyarakat.

"Bahkan hasil survey dari asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia (APJII), Yogyakarta merupakan kota dengan tingkat kepadatan pengguna internet cukup tinggi di Indonesia,"

"Karena itu potensi ini kita harapkan bisa dimanfaatkan untuk dikembangkan sehingga pemanfaatan teknologi informasi lebih bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Sementara itu Diskominfo DIY memiliki rencana aksi dimana program JSP ini akan diterapkan hingga akhir tahun 2023.

"Kita punya rencana aksi pengembangan JSP mulai 2019 sampai 2023. Pelaksanaannya (pilot project) akan mulai tahun ini di Sumbu Filosofi kalau bisa berhasil sampai tahun 2020. Nah kita harap akhir 2023 kita sudah punya wilayah smart yang lebih luas dan banyak menggunakan teknologi informasi untuk melakukan atau memberikan pelayanan kepada masyarakat," sebutnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved