Mobil Esemka Dikritik Pengamat Otomotif, Ali Ngabalin Langsung Respon dengan Nada Tinggi
Mobil Esemka Dikritik Pengamat Otomotif, Ali Ngabalin Langsung Respon dengan Nada Tinggi
Ridwan Hanif menekankan bahwa kepercayaan masyarakat untuk membeli mobil adalah sesuatu yang sangat penting.
"Mobil itu kan sesuatu yang mahal, banyak mempertimbangan untuk membelinya, seharusnya yakinkan masyarakat bahwa produk ini mobil yang layak anda beli," ujar Ridwan Hanif.
Lantas, pernyataan Ridwan hanif itu ditanggapi Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.
• Jokowi Resmikan Esemka, Langsung Luncurkan Dua Varian Sekaligus, Bima 1.2 dan Bima 1.3
Ali Ngabalin mengatakan agar Ridwan Hanif lebih ingat akan proses mobil esemka.
"Eh jangan lupa Rif, ingat baik-baik, saya kan dampingi Bapak presiden, jangan lupa tanggal 16 Agustus 2018, itu pertama kali, tonggak sejarah keberhasilan Esemka, 27 Februari 2017 sduah terpublikasi," ujarnya.
"Coba ditelaah baik-baik, open recruitmennya sudah dipublikasikan, bahwa anak-anak SMK terkait tenaga kerja Indonesia dan 100 persen perusahaan swasta, inilkurang lebih 5-7 tahun lho," ujarnya.
Lantas, pembawa acara Kompas TV menanyakan alasan jurnalis tidak banyak diundang.
Ali Ngabalin kemudian mengatakan bahwa itu adalah hak pemilih perusahaan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Jokowi di peluncuran mobil Esemka mendadakan bahwa mobil Esemka begitu penting.
"Kalau itu keputusan pemilik perusahaan, tapi yang jelas, tidak mungkin presiden bisa datang dalam peluncuruan kalau produk dalam negeri ini tidak menjadi prioritas tenaga kerja anak bangsa," ujar Ali Ngabalin.
Diketahui, mobil Esemka yang diluncurkan yakni Bima 1.2 dan Bima 1.3.
"Rencana demikian, untuk produk yang akan meluncur seperti yang sudah saya bicarakan beberapa waktu lalu, yakni Bima 1.2 dan Bima 1.3.Kita sudah komitmen soal ini," ucap Presiden Direktur Esemka Eddy Wirajaya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/9/2019).
Seperti diberitakan sebelumnya, untuk tahap awal Esemka akan fokus pada untuk memproduksi kendaraan niaga ringan atau pikap.
• Airlangga Hartarto : Esemka jadi Produsen Otomotif Pertama di Jawa Tengah
Bima 1.2 dan 1.3 yang sama-sama menggunakan mesin bensin akan menjadi model pertama yang dilepas ke pasar.
Menurut Eddy, kendaraan pikap dipilih karena memiliki visi dan misi yang sejalan dengan Esemka, yakni menggerakkan perekonomian di daerah-daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mobil-esemka-dikritik-pengamat-otomotif-ali-ngabalin-langsung-respon-dengan-nada-tinggi.jpg)