Dilirik Warner Bros, Drama Korea Selatan 'Sky Castle' Bakal Ada Versi Amerika
Pendidikan swasta yang berlebihan tidak hanya terjadi di Korea Selatan saja. Namun, di berbagai negara Asia seperti Jepang, Cina, Singapura dan India
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Rina Eviana
Dilirik Warner Bros, Drama Korea Selatan 'Sky Castle' Bakal Ada Versi Amerika
TRIBUNJOGJA.COM - Pendidikan swasta yang berlebihan tidak hanya terjadi di Korea Selatan saja.
Namun, di berbagai negara Asia seperti Jepang, Cina, Singapura dan India serta negara Amerika dan Eropa pun sedang mengalami hal tersebut, yang berdampak pada seorang anak melakukan pekerjaan sesuai ambisi orang tuanya.
“Pendidikan privat yang berlebihan tidak hanya terjadi di Korea Selatan saja. Saat saya menulis ’Sky Castle’, saya pikir cerita tersebut juga dapat dirasakan dari berbagai negara seperti Jepang, Tiongkok, Singapura, India serta negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa,” ungkap penulis 'Sky Castle', Yoo Hyun Mi saat menghadiri Konferensi Pers Asia Drama, Kamis (5/9/2019).
Melansir Yonhap News, ia mengumumkan bahwa serial "Sky Castle' tersebut akan dibuat versi Amerika di tangan Warner Bros.
‘Sky Castle’ merupakan drama yang tayang di JTBC 2018/2019 yang menjadi sensasi di Korea Selatan sehingga dapat memecahkan rekor peringkat penonton sekaligus menjadi topik perbincangan yang hangat sepanjang perjalanannya.
Drama yang mengisahkan fakta mengejutkan di balik kerasnya pendidikan di Korea Selatan.
Seringkali anak-anak menjadi korban ambisi orang tua yang tak kunjung selesai.
Para orang tua tersebut menginginkan anak-anak mereka dapat masuk di universitas paling bergengsi di Korea Selatan.
“Drama ini menyindir masalah ujian masuk perguruan tinggi yang merelakan segala cara agar sang anak dapat menempuh pendidikan disana dalam drama ini memang sedikit ditambahkan thriller agar cerita tersebut lebih baik,” tambahnya.
Namun, sempat disayangkan oleh para penonton karena drama tersebut memiliki akhir yang tiba-tiba karakter jahat menjadi bertobat.
"Ada teori bahwa drama harus berakhir dengan tragedi, dengan Hye-na (Kim Bo-ra) harus menjadi putri Han Seo-jin,” sanggahnya.
Ia menambahkan jika akhir dibuat buruk dengan sebuah tragedi maka akan memberikan rating yang buruk pula pada tayangan tersebut.
Yoo juga menceritakan kisah kelahiran 'Sky Castle'.
Ia mengatakan bahwa Han Seo-jin dan koordinator ujian masuk, Kim Joo-young (Kim Seo-hyung), yang sangat ingin mengirim putrinya ke universitas bergengsi, dimulai dari bimbingan pribadi.
"Keinginan orang tua untuk mengirim anak-anak mereka ke perguruan tinggi bergengsi lebih realistis, dan lebih jelas daripada keinginan apa pun," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sky-castle.jpg)