Agenda Jogja Hari Ini

PMF6 Suguhkan Koreografi Pencak Silat Terbaik

Pencak Malioboro Festival (PMF) akan digelar untuk kali keenam di Titik Nol Yogyakarta, pada 6-8 September 2019 mendatang.

PMF6 Suguhkan Koreografi Pencak Silat Terbaik
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Panitia PMF6 saat memberikan penjelasan pada Jumpa Pers 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pencak Malioboro Festival (PMF) akan digelar untuk kali keenam di Titik Nol Yogyakarta, pada 6-8 September 2019 mendatang.

Panitia PMF6, Yosi menjelaskan bahwa lebih dari 6.000 pesilat, baik dalam dan luar negeri akan berkumpul dalam gelaran tersebut.

Satu dari beberapa agenda unggulan PMF6 adalah Kompetisi Koreografi Pencak Silat yang memperebutkan piala tahunan Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Tujuannya adalah untuk mengasah kreatifitas dan terus berinovasi dalam mengemas Pencak Silat menjadi pertunjukkan yang menarik bagi warga.

"Jadi sebenarnya ini bukan lomba, melainkan silaturahmi pesilat serta menonjolkan seni dan budaya yang ada dalam Pencak Silat. Koreaografi Pencak Silat dalam PMF6 ini menjadi yang pertama di Indonesia," bebernya dalam Jumpa Pers di Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta, Selasa (3/9/2019).

Ia menjelaskan, dalam Kompetisi Koreografi Pencak Silat terdapat 34 tim yang akan unjuk kebolehan, satu di antaranya berasal dari negara tetangga Singapura.

Mereka akan mempertontonkan gerakan pencak silat beserta musik pengiring dan kemampuan penguasaan panggung sehingga menghasilkan visualisasi menarik yang bisa dinikmati penonton.

"Tidak hanya jurus baku tapi juga menyelaraskan dengan iringan gamelan dan bagaiamana menatap panggung," ucapnya.

Adapun peserta dari satu tim berasal dari usia yang beragam.

Mereka dipersilahkan untuk melakukan kolaborasi antar anggota timnya yang lintas usia.

"Selain koreografi, kegiatan PMF6 juga meliputi Kaulan Open Air, Ayo Menggambar Pencak Silat, Malam Anugerah Pencak Sikat, Pawai Raya Pencak Silat, dan Pencak Wisata Budaya," terang Yosi.(*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved