Bantul
Kementerian Luar Negeri Lirik Industri Kreatif di Bantul
Industri kreatif di Bantul dilirik oleh Ditjen Asia Pasifik dan Afrika (Ditjen Aspasaf) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Industri kreatif di Bantul dilirik oleh Ditjen Asia Pasifik dan Afrika (Ditjen Aspasaf) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Tim dari Setditjen Aspasaf berkunjung ke Bantul untuk menilik berbagai industri kreatif mulai dari sektor UMKM hingga sektor pariwisata.
Ketua Rombongan dari Ditjen Aspasaf Hadi Syarifudin mengatakan, pihaknya akan membawa industri kreatif di Bantul ke pasar global.
"Industri kreatif di Bantul seperti pariwisata perlu dicontoh untuk daerah lain. Saya kira ini perlu dipromosikan. Kita promosikan brosur, kita akan kirim ke semua perwakilan RI di luar negeri," kata Hadi seusai kunjungan dan diskusi dengan Pemkab Bantul, Selasa (3/9/2019) di Gedung Induk Manggala Parasamya.
• Pemkab Bantul Akan Potong Baliho Tidak Berizin
Ia dan timnya juga akan mengunjungi berbagai sentra UMKM yang berada di Bantul mulai dari sentra gerabah di Kasongan, batik kayu di Krebet, hingga tatah sungging di Wukirsari.
Selain itu daya tarik wisata di Mangunan juga direncanakan akan dikunjungi.
Kunjungan tersebut untuk mengumpulkan bekal pengalaman langsung yang akan dibawa dan dipromosikan melalui publikasi Ditjen Aspasaf.
Promosi juga dilakukan melalui tur dan perjalanan.
"Turis dari luar masuk ke kita melalui tour and travel. Termasuk family tour, kita ajak kunjung ke lokasi yang dikunjungi. Itu yang selalu kita lakukan di perwakilan RI di luar negeri," terangnya.
• Pemkab Bantul Tanda Tangan Nota Kesepahaman dengan PT Angkasa Pura I
Sementara itu Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyambut baik hal tersebut. Pemkab Bantul ingin industri kreatif dikenal secara global.
"Ini bisa menjembatani Bantul untuk pengembangan sektor industri yang kurang dijembatani oleh kementerian," kata Halim.
Lanjutnya, jika industri kreatif berkembang, akan berdampak baik dari sisi ekonomi maupun sumber daya manusianya.
Halim memastikan jika banyak industri kreatif berkembang, akan menyerap banyak tenaga kerja juga.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/abdul-halim-muslih-memberikan-cinderamata-pada-ketua-rombongan-dari-ditjen-asia-pasifik.jpg)