Warga di Sekitar Puncak Suroloyo Kulonprogo Gelar Prosesi Jamasan Pusaka dan Kirab Budaya

Acara yang menjadi agenda tahunan ini menjadi salah satu ikon yang hanya bisa ditemukan di Puncak Suroloyo setiap 1 Suro.

Penulis: Andreas Desca | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Andreas Desca Budi Gunawan
Warga di sekitar Puncak Suroloyo, Samigaluh, Kulonprogo mengadakan prosesi Jamasan Pusaka dan Kirab Budaya, Minggu (1/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dalam rangka memperingati 1 Suro, warga di sekitar Puncak Suroloyo, Samigaluh, Kulonprogo, mengadakan prosesi Jamasan Pusaka dan Kirab Budaya, Minggu (1/9/2019). 

Acara yang menjadi agenda tahunan ini menjadi salah satu ikon yang hanya bisa ditemukan di Puncak Suroloyo setiap 1 Suro.

Ratusan warga berdandan menggunakan pakaian adat Jawa untuk menghantarkan Pusaka peninggalan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, yakni Pusaka Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa.

Terlihat pula dua gunungan yang merupakan hasil bumi sebagai wujud syukur para penduduk atas hasil pertanian yang telah diperoleh dalam setahun terakhir.

Para peserta kirab yang membawa benda pusaka dan gunungan, berjalan bersama disertai iringan gamelan Jawa menuju sendang Kawidodaren yang jaraknya sekitar satu kilometer dari Pelataran Puncak Suroloyo.

Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, juga tampak ikut menghadiri dan bergabung dalam prosesi kirab budaya dan Jamasan pukasa ini.

Iring-iringan pesera kirab ini diikuti juga oleh ratusan masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi jamasan di sendang Kawidodaren.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved