Kuda Pekerja Mendapatkan Cek Kesehatan di Lapangan Sidoarum Godean

Setelah agenda ini, klinik berikutnya akan dilaksanakan di wilayah yang berbeda pada bulan November 2019.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sejak Sabtu (31/8/2019) hingga Minggu (1/9/2019), belasan kuda pekerja diperiksa kesehatannya di Lapangan Sidoarum Godean.

Masih rendahnya tingkat kesejahteraan kuda pekerja di wilayah Yogyakarta menjadi alasan utama Animal Friends Jogja (AFJ) melaksanakan klinik dan workshop menapel (pemasangan sepatu kuda) gratis untuk kuda pekerja. Dalam kegiatan ini, AFJ mengundang para kusir andong dari beberapa paguyuban.

Lapangan Sidoarum dipilih karena areanya yang luas dan banyak rumput. Kondisi ini sangat disukai kuda. Secara naluri kuda akan berguling di rerumputan.

Setiap kuda yang datang akan diperiksa oleh dokter dari FKH UGM untuk diperiksa kesehatannya serta pemberian vaksin dan vitamin ataupun obat-obatan yang diperlukan.

Kuda yang kondisi sepatunya sudah perlu diganti segera ditangani oleh penapel dari Jakarta Animal Aid Networks (JAAN) yang sekaligus memberikan contoh cara menapel kuda yang baik dan benar di hadapan para kusir andong.

"Kita periksa, beri vitamin, vaksin dan obat cacing. Kita juga mengambil sampel feses dan darah, kita cek apakah ada parasitnya atau tidak. Jadi nanti kita akan bisa bertindak yang lebih spesifik ke kasus-kasus yang ditemukan," jelas Among Prakosa, Asisten Manager Program AFJ, saat diwawancarai pada Minggu (1/9/2019).

Namun demikian, dari pantauan selama ini kondisi kuda di Yogyakarta lebih baik dibandingkan kuda-kuda di daerah lain.

Hal ini dikarenakan di Yogyakarta ada FKH UGM yang memantau kesehatan kuda dan paguyuban kusir andong yang sudah terorganisir.

"Tapi memang dari sudut pandang kami, kami ingin bisa lebih baik lagi," ujarnya.

Setelah agenda ini, klinik berikutnya akan dilaksanakan di wilayah yang berbeda pada bulan November 2019.

Seperti di wilayah Salatiga yang banyak terdapat bendi, dan Solo.

Pihaknya berharap semua kusir dan kuda dari berbagai wilayah kuda bisa mendapatkan manfaat dari program ini. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved