Sport

2 Karateka DIY Sabet Medali Emas O2SN 2019

Prestasi itu, ditorehkan oleh Nindya Kirana dari Kumite Putri -38 kg SD), serta Nathaniel Abimanyu dari Kumite Putra +50 kg SMP, pada 26-29 Agustus.

2 Karateka DIY Sabet Medali Emas O2SN 2019
istimewa
Dua karateka DIY peraih medali emas O2SN 2019, Nindya Kirana dan Nathaniel Abimanyu bersama pelatihnya, Irwansyah Ginting. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dua karateka DIY berhasil menyabet medali emas di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2019.

Prestasi itu, ditorehkan oleh Nindya Kirana dari Kumite Putri -38 kg SD), serta Nathaniel Abimanyu dari Kumite Putra +50 kg SMP, pada 26-29 Agustus lalu.

Kontingen DIY sejatinya berpeluang menambah pundi-pundi medalinya di cabang olahraga (cabor) karate ini.

Namun, Rasya Rasya Raihaan Lhamo di Kumite Putra -33 kg SD, dipaksa menelan kekalahan 0-4 dari atlet Sultra, dalam partai perebutan tempat ke tiga.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

Bertanding di Ballroom Pandanaran Hotel, Semarang, Nindya menjadi penyumbang medali emas pertama, usai menundukkan karateka Sumut, dengan hasil 1-0.

Mengikuti jejaknya, Abimanyu pun turut mencatat torehan manis, dengan mengalahkan wakil NTB.

Dengan raihan tersebut, kedua atlet yang tergabung dalam PJP Forki Bantul ini, sekaligus memastikan tiket menuju kejuaraan internasional open, pada November mendatang, bersama lima karateka lain dari berbagai daerah, yang juga merengkuh medali emas.

Gelar Latber, ASKI DIY Tekankan Pembentukan Karakter Karateka

"Jadi, Nindya akan berangkat ke Hungaria, lalu Abi menuju Luxembourg, atau Portugal. Mereka sejauh ini masih menyelesaikan proses pembuatan paspor. Ya, ini torehan yang luar biasa tentunya," ucap pelatih Irwansyah Ginting pada Tribunjogja.com, Jumat (30/8/2019).

Ia pun berharap, raihan mentereng dan kesempatan bertanding di Eropa ini, bisa memicu semangat, serta motivasi atlet-atlet muda, supaya lebih giat menjalani latihan.

Menurutnya, hanya dengan kerja keras lah, prestasi di masa mendatang, dapat dicapai.

"Ya, terutama untuk atlet-atlet dari PJP Forki Bantul, kesempatan serupa di masa mendatang jelas sangat terbuka, selama mereka mau dan mampu berlatih lebih keras lagi," tambahnya.

Forki Kota Yogya Rebut Juara Umum Karate Open Championship Yuni Astuti Cup 2019

Namun, Irwansyah juga berpesan pada para karateka yang berhasil menyabet prestasi.

Meski mampu meraih hasil apik dalam O2SN tahun ini, mereka dilarang keras untuk berpuas diri, karena perjalanan menuju puncak prestasi, masih teramat panjang dan berliku.

"Hasil yang patut diapresiasi dan disyukuri, tapi tidak lantas menyombongkan diri, karena kita dalam proses pembentukan karakter atlet ditekankan, predikat juara berakhir saat event selesai," tegasnya.

"Artinya, jangan cepat berpuas diri, selalu waspada dan terus berlatih keras untuk mempertahankan gelar juara yang sudah diraih itu," pungkas Irwansyah. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved