Kota Yogya
Gebyar PAUD 2019 Dekatkan Anak-Anak dengan Permainan Tradisional
Dengan bagiak, diharapkan anak-anak mampu mencoba dan mencintai permainan tradisional.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keseruan Gebyar PAUD 2019 tergambar jelas di wajah anak-anak.
Mereka menikmati setiap permainan yang ada dan sesekali tertawa bersama.
Satu diantaranya seperti yang tergambar di Pojok Bagiak Kecamatan Wirobrajan.
Tersedia dua varian bagiak, yakni bagiak yang dipake untuk satu orang hingga bagiak yang dipakai dengan beramai-ramai.
• Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet
Pendamping Pojok Bagiak Kecamatan Wirobrajan, Naning Listyaningsih menjelaskan bahwa dengan bagiak diharapkan anak-anak mampu mencoba dan mencintai permainan tradisional.
Terlebih mereka bisa bermain bersama sehingga bagus untuk aspek sosialnya.
"Ini anak-anak diberi waktu 15 menit di setiap pojok permainan. Kemudian geser ke tempat lain. Begitu terus sampai mencoba semua," jelasnya saat ditemui Tribunjogja.com di sela-sela acara Gebyar PAUD 2019 di GOR Amongrogo, Kamis (29/8/2019).
Ia menjelaskan, dengan bermain, motorik kasar anak dapat berkembang dengan baik.
Selain itu juga mengasah konsentrasi dan ketelitian anak dengan bermain.
• Gebyar PAUD 2019 di Kota Yogya Usung Tema Budaya
Sementara itu, Pendamping Pojok Bahan Alam Kecamatan Gedongtengen Sri Wahjunijati menjelaskan di tempat mereka menyediakan area bahan alam yang terdiri dari daun kering, bebatuan, serta biji-bijian.
"Biji dan batu disusun di atas kertas berpola sehingga membentuk mozaik kapal, jerapah, apel. Daun kering dibuat membentuk kupu-kupu dan juga mahkota yang bisa dipakai anak-anak," tuturnya.
Tujuan dari permainan dengan bahan alam tersebut, lanjutnya, adalah untuk memberikan ruang kepada anak berkreasi dan menumbuhkan kreativitas.
Selain itu anak-anak diharapkan bisa memanfaatkan bahan-bahan alam yang ada di sekitarnya.
"Mereka nantinya bisa membuat banyak bentuk ketika di rumah. Kalau di sini terbatas karena waktunya juga sudah ditentukan," bebernya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gebyar-paud-2019-di-kota-yogya-usung-tema-budaya.jpg)